Suara.com - Beberapa orang mungkin punya keluhan seolah tidak pernah kenyang. Akibatnya, mereka terus-menerus makan atau mengemil.
Ada banyak alasan mengapa Anda tidak dapat merasa kenyang dan terus merasa kelaparan meski baru saja makan. Berikut beberapa alasan yang dapat menjelaskannya, melansir Brightside.
1. Terlalu banyak konsumsi karbohidrat
Karbohidrat olahan dapat ditemukan dalam makanan olahan, terutama pasta, makanan yang dipanggang, dan makanan manis. Kekurangan serat akan membuat tubuh mencernanya dengan cepat sehingga rasa lapar mudah datang lagi.
Jadi, solusinya adalah mengonsumsi makanan kaya akan serat dan mengganti makanan olahan dengan makanan sehat, seperti sayuran, beras merah, serta gandum.
2. Diabetes
Diabetes, khususnya diabetes tipe2, merupakan penyakit yang dapat membuat penderitanya merasa lapar sepanjang waktu. Kondisi ini membuat glukosa tetap di dalam darah, alih-alih menyebar ke dalam sel tubuh.
Perasaan lapar adalah salah satu gejala diabetes yang dapat didiagnosis melalui tes darah. Dengan oemeriksaan yang tepat serta melalui pengobatan dan diet khusus, diabetes dapat dikendalikan.
3. Terlalu banyak berolahraga
Baca Juga: Sempat Bilang Lapar ke Suami, Wanita Tewas Habis Melahirkan Bayi di Indekos
Ketika Anda banyak berolahraga, kalori yang dibakar pun akan banyak dan sebagai hasilnya, tubuh membutuhkan lebih banyak kalori.
Orang yang berolahraga secara teratur dan dalam jangka waktu lama, metabolismenya lebih cepat dan nafsu makannya juga lebih besar.
4. Terlalu stres
Kecemasan terus-menerus memiliki efek pada kesehatan dan dapat meningkatkan nafsu makan. Terlalu stres berhubungan dengan perasaan lapar.
Secara ilmiah, kecemasan meningkatkan hormon kortisol dan menyebabkan makan berlebih. Hal itu dapat memicu Anda mengidam camilan yang tidak sehat.
5. Hipertiroidisme (tiroid terlalu aktif)
Hipertiroid termasuk kerusakan tiroid, kelenjar yang mengontrol metabolisme kita melalui hormon. Hormon-hormon ini dilepaskan ke dalam aliran darah dan mengontrol metabolisme.
Memiliki tiroid yang terlalu aktif berarti kelenjar ini akan menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid. Perasaan lapar yang meningkat adalah bagian dari gejalanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung