Suara.com - Seorang pria asal Inggris bernama Dan Coldbridge menderita infeksi mengerikan setelah luka kecilnya terkena kotoran anjing. Akibatnya, dia harus menghabiskan waktu 9 hari selama liburan Natal di rumah sakit karena luka di kakinya itu.
Pria 33 tahun itu pertama kali mendapatkan luka di kakinya ketika tergelincir selama latihan rugby pada 2007 silam. Saat itu, ia memiliki luka kecil di kakinya. Namun, luka itu terasa semakin sakit beberapa hari kemudian.
Setelah itu, ia memutuskan pergi ke dokter untuk memeriksa kondisi luka kakinya. Dokter mengatakan Coldbridge terkena selulitis, yakni infeksi bakteri yang mematikan dan memengaruhi lapisan jaringan dalamnya.
Karena itu, dokter memberinya antibiotik dan mungkin membuat tubuhnya panas. Selain itu, dokter juga memberi tahu kemungkinan lebih buruk mengenai kondisinya.
Beberapa hari sebelum Natal bulan lalu, kemungkinan buruk yang dikatakan oleh dokternya terjadi kenyataan. Coldbridge mulai merasa kondisi tubuhnya tidak sehat.
Kakinya menjadi merah dan meradang. Coldbridge mulai kesakitan di area lukanya yang pertama kali terkena infeksi bakteri. Seiring berjalannya waktu, ia pun merasa semakin kesakitan dan memburuk.
Akhirnya, Coldbridge menjalani perawatan di Rumah Sakit Princess of Wales di Bridgend selama 9 hari. Coldbridge terpaksa hanya menghabiskan malam Natal di dalam rumah sakit bersama anak dan istri.
"Dia merasa tidak sehat meskipun sudah bertahun-tahun sejak pertama kali terkena infeksi bakteri. Kondisinya sangat terasa ketika ia lelah," kata Amy, istri Coldbridge, dikutip dari The Sun.
Amy menceritakan luka di kaki suaminya mulai melebar ke area lain setelah menjalani pengobatan antibiotik. Luka kaki itu melebar, melepuh hingga membuat suaminya kesulitan berjalan.
Baca Juga: Belajar Sampai Larut Malam, Remaja Ini Malah Alami Radang Otak
Ia mengatakan kondisi suaminya ini disebabkan oleh kotoran anjing liar di tempat suaminya berlatih rugby. Bakteri dalam kotoran anjing itu telah menginfeksi luka kecil di kaki suaminya.
"Masalah orang-orang tidak membersihkan kotoran anjingnya yang bisa mengakibatkan penyakit. Seharusnya ada denda besar dan konsekuensi bagi mereka yang membiarkan anjingnya berkeliaran," ujarnya.
Perlu diketahui, selulitis adalah infeksi pada lapisan kulit yang lebih dalam dan jaringan di bawahnya. Ini bisa berdampak serius jika tidak segera diobati.
Infeksi berkembang secara tiba-tiba dan dapat menyebar ke seluruh tubuh dengan cepat.Infeksi yang parah dapat menyebar jauh ke dalam tubuh dan dapat mengancam jiwa.
Gejala selulitis terjadi tiba-tiba, seperti merah di kulit, panas, bengkak dan rasa sakit. Jika Anda melihat gejala-gejala ini, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya