Suara.com - Carrie Searcy, seorang ibu satu anak ini merasa menyesal setelah rutin melakukan perawatan sunbeds sejak usia 16 hingga 25 tahun. Selama waktu itu, Carrie Searcy selalu melakukan perawatan sunbeds 3 kali seminggu.
Tetapi, kini ia memeringatkan semua orang agar tak mengikuti jejaknya setelah didiagnosis menderita kanker kulit mematikan.
Awalnya, Carrie memperhatikan ada titik putih di dahinya ketika menginjak usia 30 tahun. Ia pun melakukan perawatan kecantikan di rumah untuk menghilangkan titik putih itu tapi tidak berhasil.
Carrie lantas memutuskan pergi ke dokter kulitnya. Hasil biopsi pun mengungkapkan bahwa Carrie menderita karsinoma sel basal dan membutuhkan pembedahan hanya dalam beberapa minggu.
Akhirnya, dokter melakukan operasi selama 6 jam untuk menghilangkan titik putih itu dari dahinya. Sayangnya, operasi itu meninggalkan bekas luka empat inci di dahinya.
"Selama 9 tahun saya terobsesi dengan penampilan tubuh yang kecokelatan. Jadi saya melakukan sunbeds tiga kali seminggu dan tidak pernah memakai suncream," kata Carie dikutip oleh mirrror.co.uk.
Carrie terobsesi dengan penampilan kulit kecokelatan karena melihat model di majalan. Tetapi beberapa tahun kemudian, kebiasaannya itu justru menyebabkan kondisi serius.
"Bintik putih itu kira-kira besarnya seujung jariku. Jujur, saya berpikir operasi itu akan baik-baik saja. Tetapi perawatan mengatakan bahwa pertumbuhan kanker saya sudah seperti gunung es," ujarnya.
Bekas luka lebar di dahi itu pun menurunkan kepercayaan diri Carrie. Karena itu, Carrie tak berharap orang lain mengikuti jejaknya karena risikonya sangat nyata.
Baca Juga: Dinkes: Belum Ada Warga Jakarta yang Terjangkit Virus Corona
"Ketika saya melihat bekas jahitannya, saya takut dan menangis. Karena betapa besar bekas lukanya yang menghitam. Pada gilirannya, saya juga memiliki kanker," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya