Suara.com - Setelah Singapura, Virus Corona Juga Positif Terdeteksi di Arab Saudi
Ancaman kesehatan global akibat virus corona semakin nyata. Setelah Singapura dan Amerika Serikat, kasus positif virus corona baru dari China juga terdeteksi positif di Arab Saudi.
Dilansir Antara, seorang juru rawat asal India yang bekerja di sebuah rumah sakit di barat daya Arab Saudi positif terinfeksi virus corona. Perawat yang terinfeksi itu kini dirawat di Asser National Hospital.
RS Al-Hayat terletak di Khamis Mushait, sekitar 900 km barat daya ibu kota Riyadh. Selain perawat yang positif terinfeksi, para perawat lainnya yang berjumlah kurang lebih 100 orang telah dikarantina dan diperiksa akibat ancaman terinfeksi.
Otoritas Saudi tak segera menanggapi permintaan konmentar atas laporan tentang infeksi yang dialami perawat itu.
Kerajaan Arab Saudi pada Rabu mengatakan pihaknya akan mulai menyaring penumpang yang datang dari China dan mengambil langkah pencegahan setelah mewabahnya virus corona di kota Wuhan.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Singapura, Kamis (23/1/2020), mengonfirmasi kasus virus Corona pertama di negaranya.
Pasien yang terinfeksi virus Corona tersebut adalah lelaki China berusia 66 tahun, warga Wuhan, yang tiba di Singapura bersama keluarganya pada Senin, 20 Januari lalu, dari Guangzhou, menggunakan China Southern dengan nomor penerbangan CZ351.
Lelaki tersebut saat ini berada dalam ruang isolasi di Singapore General Hospital (SGH) dan dalam kondisi stabil.
Baca Juga: Singapura Umumkan Kasus Virus Corona Pertama di Negaranya
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!