Suara.com - Pusat Pengendalian Penyakit China mengidentifikasi 15 staf medis di rumah sakit telah terinfeksi virus corona dari Wuhan. Dalam hal ini, dokter dan perawatan menajdi objek yang paling cepat terinfeksi virus corona dari pasiennya.
Sebelumnya, wabah virus corona pertama kali dilaporkan pada 31 Desember 2019. Sejak itu, sejumlah rumah sakit telah merawat pasien dengan virus corona tanpa konfirmasi adanya penularan antar manusia.
Satu pasien virus corona diduga sebagai penyebab awal penularan dan penyebaran penyakit mematikan ini. Ia diperkirakan sudah menularkan virus corona terhadap 14 staf di satu rumah sakit. Hal itu disampaikan oleh Yuen Kwok-yung, seorang dokter dan spesialis penyakit menular di Universitas Hong Kong dalam konferensi pers, baru-baru ini.
Saat itu, Yuen mengunjungi Wuhan dengan dokter lain atas undangan pemerintah. Seorang dokter di Wuhan lantas mengatakan padanya ada satu gedung rumah sakit di kota digunakan untuk menampung petugas medis yang terinfeksi virus corona.
"Dipastikan lebih dari 15 pekerja medis terinfeksi virus corona. Awalnya, banyak yang tidak diberitahu mengenai potensi penularan dari orang ke orang. Bahkan sekarang kita tidak memiliki cukup alat pelindung, alat uji dan persediaan lainnya," kata Yuen, dikutip dari asiaone.com.
Hal ini pun membuat Yuen khawatir akan semakin banyak petugas medis yang terinfeksi virus corona. Di sisi lain, petugas medis juga tidak punya pilihan untuk mengatasinya.
Komisi Kesehatan Hubei pun mengonfirmasi bahwa 5 petugas medis dari kota terdekat Huanggang juga terinfeksi virus corona.
Beijing lantas mengambil tindakan untuk mencoba menghentikan penyebaran virus dengan menutup akses angkutan umum di dalam dan luar Wuhan.
Ketika tingkat infeksi virus corona meningkat selama 2 minggu terakhir di Wuhan, dokter mengatakan 14 rumah sakit di kota ditunjuk untuk menangani virus corona yang menginfeksi pasien dan staf medis.
Baca Juga: Lindungi Diri dari Wabah Virus Corona, Lakukan Langkah-Langkah Ini!
"Anda bisa menemukan praktisi medis yang terinfeksi di hampir semua rumah sakit besar di Wuhan. Jumlahnya tentu jauh lebih tinggi dari 15," kata dokter.
Para dokter Wuhan mengatakan bahwa sistem rumah sakit kota kewalahan, mulai dari kekurangan praktisi medis dan peralatan pelindung untuk mereka.
People's Daily juga melaporkan bahwa provinsi Sichuan telah mengirim 130 staf medis ke Wuhan untuk membantu mengatasi wabah virus corona.
Ahli Nadi China, Zhong Nanshan mengatakan bahwa setidaknya ada 15 staf medis yang terinfeksi di Wuhan. Ia mengatakan 14 di antara staf medis diduga telah terinfeksi dari salah satu pasien virus corona di departemen neurologi.
Seorang dokter di Wuhan pun mengatakan tindakan menempatkan orang yang terinfeksi virus corona di rumah sakit yang bercampur dengan pasien medis lain bisa menjadi penyebab utama infeksi silang.
"Pada saat itu, pasien yang terinfeksi virus corona tersebar begitu banyak di rumah sakit dan mereka tidak diisolasi. Akibatnya, banyak petugas medis yang ikut terinfeksi virus corona," kata seorang dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern