Suara.com - 5 Tips Mengobati Luka Gores Tanpa Bekas
Perawatan bekas luka gores agar cepat sembuh dapat dilakukan, jadi tidak berhenti pada membersihkannya saja. Ada juga beberapa cara untuk mengurangi risiko munculnya bekas luka yang dapat mengganggu penampilan Anda.
Bekas luka akan hilang tergantung seberapa baik proses pemulihan. Jika bekas luka akibat operasi atau yang terdapat di sikut atau lutut sulit untuk dihindari, bekas luka akibat goresan dapat cepat hilang apabila Anda melakukan perawatan luka yang baik dilansir Hello Sehat.
1. Selalu jaga kebersihan luka
Cuci luka dengan campuran sabun dan air secara perlahan untuk mencegah menempelnya kuman dan menghilangkan debu atau kotoran. Dengan begini, proses pemulihan akan lebih cepat karena tidak terganggu oleh infeksi atau penghambat lainnya.
2. Gunakan gel penghilang bekas luka
Anda dapat mencoba produk gel penghilang bekas luka mengandung silikon yang banyak dijual di apotik. Perawatan dengan gel penghilang bekas luka cukup mudah dilakukan, tidak mengiritasi kulit sensitif dan mencegah pertumbuhan bakteri.
Silikon gel menjaga kulit tetap terhidrasi dan membantu kulit bernapas, sehingga bekas luka dapat lebih lembut. Penelitian menunjukkan bahwa gel penghilang bekasi luka mengurangi tekstur, warna, dan benjolan bekas luka.
3. Memijat bekas luka
Baca Juga: Inspiratif, Abadikan Bekas Luka Pasien Kanker untuk Penelitian
Saat sudah mengering dan pulih, Anda dapat memijat secara lembut agar kelak luka tidak berbekas. Memijat lembut bagian bekas luka gores bermanfaat untuk memecah kolagen yang menumpuk di jaringan di bawah luka tersebut.
4. Hindari sinar matahari
Merawat luka dengan menghindarkan luka dari paparan sinar matahari secara langsung berguna agar tidak terjadi perbedaan warna antara bekas luka dan kulit asli Anda. Bekas luka gores akan semakin terlihat jika memiliki warna yang berbeda dari kulit sekitarnya.
5. Biarkan luka pulih secara alami
Siapa yang di antara Anda gemar mencabut bagian bekas luka yang sudah mengering (keropeng)? Menurut Jessica Krant, MD, MPH, seorang dermatologis dari New York, keropeng merupakan bagian alami dari pemulihan luka. Mencabuti bagian ini secara berulang ketika luka sedang dalam proses penyembuhan dapat memperlambat pemulihan dan meningkatkan terjadinya bekas luka.
Pemulihan membutuhkan waktu dan bahkan terkadang membutuhkan waktu yang lama. Perawatan bekas luka gores dapat dilakukan untuk membantu mempercepat proses pemulihan. Namun, Anda perlu menyerahkan kembali semuanya pada tubuh agar bekas luka bisa benar-benar hilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS