Suara.com - Percaya atau tidak, sebenarnya bayi sudah bisa mendengar dan melihat sejak masih dalam kandungan. Hal itu meskipun perkembangan setiap bayi berbeda-beda pada ibu hamil.
Namun, sebagian besar struktur telinga bagian dalam janin terbentuk pada minggu ke-16 kehamilan yang membuatnya bisa mendengar suara.
Pada 24 minggu kehamilan, koklea, gendang telinga, tulang pendengaran dan struktur telinga penting lainnya juga telah terbentuk.
Sejak saat itu, dilansir oleh businessinsider.sg, bayi yang sedang berkembang dapat dengan mudah mendengar detak jantung ibu, makan, bernapas, berjalan atau bergerak, berbicara, berolahraga, bersendawa, dan gemericik pencernaan.
Kondisi inilah yang membantu bayi merasa nyaman di dalam perut. Bahkan, ada pula beberapa bukti bahwa bayi sudah bisa mengenali dan bereaksi dengan suara ibu di dalam rahim.
Selain itu, bayi yang belum lahir atau janin juga sudah bisa melihat di dalam perut. Hal tersebut karena mata bayi mulai bisa melihat cahaya pada sekitar usia kehamilan 16 minggu, meskipun mata bayi dalam perut baru bisa terbuka antara minggu 26 dan 28 kehamilan.
Mereka selanjutnya mulai teratur membuka matanya ketika kehamilan memasuki 32 minggu.
Walaupun penglihatan janin di dalam rahim masih buram, mereka bisa memberikan respons dengan memberikan gerakan jika melihat cahaya terang seperti matahari atau lampu yang ditujukan ke perut ibu hamil.
Jika ibu hamil sering keluar rumah dan menatap matahari, kebiasaan ini bisa membantu mata bayi berkembang baik dan mengurangi risiko beberapa gangguan mata.
Baca Juga: China Konfirmasi Pneumonia Coronavirus Bisa Menular Manusia ke Manusia
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia