Suara.com - Ada banyak kondisi langka di dunia ini, salah satunya adalah anencephaly. Ini adalah kondisi di mana otak dan tengkorak anak tidak terbentuk dengan baik.
Inilah yang terjadi pada seorang bayi asal Texas bernama Ozzie Gordon. Ia mengalami nancephaly yang membuat dirinya terlihat seperti tidak memiliki tengkorak serta otak.
Ibunya, Checotah Gordon (25) mengatakan bahwa ia dan suaminya sudah mengetahui kondisi ini sejak Ozzie masih dalam kandungan.
"Dokter menyarankan saya untuk melakukan aborsi, tetapi saya tidak tega melakukannya dan mengambil risiko dengan melahirkannya," tutur Checotah, dilansir World of Buzz.
Ketika Ozzie dilahirkan, katanya, terlihat kepalanya memiliki kelainan bentuk.
"Kita bisa melihat jaringan otaknya keluar dari tengkoraknya," sambungnya.
Saat itu situasinya sangat berbahaya, ujar Checotah, tetapi buah hatinya itu berhasil bertahan dan pada Oktober lalu ia merayakan ulang tahunnya yang pertama.
Checotah memutuskan untuk membesarkan Ozzie dengan penuh cinta dan kasih sayang, meski kelainan tersebut membuat buah hatinya tumbuh lebih lambat dari anak-anak sepantarannya.
Ozzie juga kemungkinan akan mengalami kejang dan tidak dapat berjalan di masa depan.
Baca Juga: Diduga Terinfeksi Virus Corona Wuhan, Wanita Melahirkan Bayi dengan Selamat
"Kami berharap Ozzie hidup lebih lama dan bahagia," ujar wanita 25 tahun tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh