Suara.com - Susu dan pisang adalah kombinasi makanan yang lengkap dan favorit. Biasanya dua bahan ini diolah menjadi milkshake, smoothies dan lainnya.
Tetapi, para ahli berpendapat pisang dan susu mungkin bukan kombinasi makanan terbaik. Keduanya memang sangat bergizi, tetapi tidak bisa berjalan baik jika dikonsumsi bersamaan.
Karena dilansir oleh India Times, susu dan pisang adalah dua entitas yang berbeda. Susu sarat dengan protein, vitamin dan mineral seperti riboflavin, kalsium dan vitamin B12.
Sekitar 100 gram susu mengandung 42 kalori. Namun, susu kurang kandungan vitamin C, serat makanan dan karbohidrat yang sangat sedikit.
Sedangkan, pisang mengandung vitamin B6, vitamin C, serat makanan, kalium dan biotin. Setiap 100 gram pisang mengandung 89 kalori, sehingga mengonsumsinya bisa membuat perut kenyang dalam waktu lama dan mengisi energi yang hilang.
Lalu, apa yang terjadi jika mengonsumsi pisang dan susu bersamaan?
Kombinasi pisang dan susu mungkin terlihat ideal. Tetapi, konsumsi keduanya bersamaan bisa mengganggu pencernaan.
Menurut penelitian, mengonsumsi pisang dan susu bersama-sama tidak hanya mengganggu sistem pencernaan tetapi juga sinus Anda.
Kombinasi pisang dan susu bisa menyebabkan sinus tersumbat, dingin, batuk dan alergi lainnya seperti ruam pada tubuh. Namun, banyak orang justru menduga konsumsi keduanya bersamaan bisa mengatasi masalah pencernaan.
Baca Juga: Studi: Pola Makan Tinggi Protein Dapat Membahayakan Kesehatan Jantung
Menurut teori Ayuverdic, konsumsi pisang dan susu bersamaan bisa menyebabkan keracunan dalam tubuh yang akan mengganggu berbagai fungsi tubuh.
Selain itu, Ayuverda juga menyatakan bahwa pisang susu bisa menyebabkan kenaikan berat badan parah dan memperlambat aktivitas otak.
Solusinya, konsumsi pisang dan susu secara terpisah. Setidaknya, Anda bisa mengonsumsi pisang setelah 20 menit minum susu. Anda juga bisa menambahkannya ke dalam yogurt, yang merupakan produk susu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat