Suara.com - Vitamin B12 dikenal sebagai nutrisi penting untuk menjaga tubuh berfungsi dengan baik. Vitamin ini tidak dibuat oleh tubuh manusia, jadi Anda harus mendapatkan vitamin B12 dari makanan.
Selain lewat makanan, seseorang bisa memenuhi konsumsi vitamin B12 lewat suplemen berbasis oral atau injeksi yang tersedia.
Dilansir dari Express, menurut sebuah penelitian di Journal of Academy of General Dentistry, beberapa vitamin B-kompleks sangat penting untuk kesehatan seseorang.
Ketika seseorang kekurangan vitamin B12, mereka mungkin mengalami berbagai masalah mulut, mulai dari bibir yang pecah hingga peradangan lidah atau bahkan bisul di mulut.
Jika seseorang melihat bibir pecah-pecah di kedua sisi mulutnya, itu bisa berarti mereka kekurangan vitamin B12.
Orang yang mengalami kondisi ini akan memiliki bibir merah kering yang pecah di satu atau kedua sisi mulut mereka. Kondisi ini secara khusus dikenal sebagai angular cheilitis dan pada dasarnya adalah peradangan pada bibir.
Retakan ini mungkin gatal dan menyakitkan. Mereka dapat membentuk keropeng putih dan bahkan berdarah. Ketika cheiltiis sudut terjadi dalam jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan infeksi
Cheilitis angular menyebabkan bercak merah bengkak di sudut-sudut di luar bibir.
Ini dapat terjadi pada satu atau kedua sisi mulut. Ini adalah kondisi peradangan dan dapat berlangsung beberapa hari atau menjadi masalah kronis.
Baca Juga: Benarkah Vitamin C adalah Pengobatan Efektif untuk Pilek?
Gejala dapat bervariasi dari hanya kemerahan ringan hingga memiliki lepuh yang berdarah terbuka. Kondisi ini kemungkinan besar disebabkan karena seseorang tidak makan buah, sayuran dan makanan gandum, semua sumber vitamin B yang baik.
Jika Anda khawatir kekurangan vitamin B12, makanlah lebih banyak makanan seperti hati hewan, kerang, sarden, daging sapi, sereal atau tuna.
Apabila mengalami tanda cheilitis angular di bibir, ada baiknya untuk periksa ke dkter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi