Suara.com - Kulit bibir terkelupas memang suka bikin gemas, membuatmu kadang ingin menarik dan mengelupasnya. Meski kamu tahu keisengan ini bisa berdampak pada bibir perih dan terluka, tapi tetap saja masih banyak yang melakukannya.
Tapi tahukah kamu, bibir pecah-pecah ternyata bukan sekadar karena kering, melainkan tanda adanya sesuatu yang tidak baik dengan tubuhmu.
Mengutip laman Times of India, Sabtu (1/2/2020), spesialis penyakit dalam Dr. Sudha Menon mengatakan mengonsumsi obat tradisional racikan rumah akan mengatasi bibir pecah-pecah, selama itu bukan dikarenakan kasus yang berat.
"(Bibir pecah-pecah) disebut juga cheilitis. Bibir pecah-pecah sering ditandai dengan retak, pecah-pecah, dan terkelupas. Menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi, dilengkapi dengan pengobatan rumahan, dapat membantu jika itu bukan kasus yang ekstrem. Tetapi jika kekeringan memburuk, ini mungkin mengarah pada masalah kesehatan lainnya," ujar Dr Sudha.
Sementara itu, ahli gizi dan konsultan kesehatan umum Kavita Devgan, menyebut bibir pecah-pecah bisa disebabkan karena masalah mendasar seperti dehidrasi, sembelit, anemia, hingga diabetes. Bibir pecah-pecah juga bisa disebabkan alergi obat-obatan tertentu, kekurangan vitamin dan mineral dalam tubuh, serta stres dan cemas.
"Jaga bibir Anda dengan teratur melakukan diet seimbang teratur, menjaga diri Anda tetap terhidrasi. Penting juga untuk selalu memeriksa kesehatan Anda secara menyeluruh, sehingga tidak ada kekurangan di tubuh Anda," jelas Kavita.
Kavita juga mengingatkan untuk tidak mengabaikan setiap masalah kulit yang timbul, termasuk bibir pecah-pecah. Karena kalau tidak juga sembuh setelah diobati, dan bukan karena dehidrasi. Maka bisa jadi itu masalah gula darah tinggi atau diabetes.
"Jika bukan karena dehidrasi, periksa kadar gula dan hemoglobin Anda juga. Alih-alih menggunakan pilihan kosmetik, kunjungi dokter jika masalahnya berlanjut," ungkapnya.
Berikut beberapa kiat menjaga bibir supaya tidak pecah-pecah :
Baca Juga: 4 Bahan Alami Pengganti Lip Balm untuk Atasi Bibir Kering dan Pecah
1. Gunakan pelembab alami yang bisa dibuat dengan campuran mentega, minyak, dan lilin madu. Ramuan ini ampuh menjaga kekenyalan bibir.
2. Rendaman kelopak mawar. Caranya, cuci bersih kelopak mawar dalam rendaman susu. Satu jam kemudian, haluskan kelopak mawar menjadi sebuah krim. Oleskan pada bibir dan biarkan selama 15 menit sebelum akhirnya dibilas.
3. Madu. Caranya, cukup oleskan madu 2 hingga 3 kali sehari, biarkan meresap selama 15 hingga 20 menit, lalu bilas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal