Suara.com - Zumba merupakan salah satu jenis olahraga intensitas sedang cenderung tinggi yang digemari oleh masyarakat Indonesia.
Menurut Zumba Education Specialist (ZES), Sulis Sugianto, hanya melakukan 30 menit zumba, seseorang akan mendapatkan manfaat seperti pembakaran lemak dan pembentukan tubuh. Selain itu zumba juga bisa meningkatkan massa otot dan kekuatan seseorang.
Menurut Sulis, ada beberapa jenis zumba yang bisa diikuti oleh masyarakat luas. Salah satunya adalah Zumba Gold, Zumba Kids, Zumba Step, dan Strong by Zumba.
"Perbedaan zumba fitness dengan Strong by Zumba itu kalau zumba fitness ada tariannya, sedangkan Strong By Zumba tidak. Kalau kasarnya Strong By Zumba itu lebih ribet dan keras," kata Sulis saat menghadiri acara Master Class di GOIFEX Indonesia 2020 di The Pallas SCBD, Jakarta Selatan, Minggu, (16/2/2020).
Zumba sendiri merupakan jenis olah tubuh campuran antara tarian, karate, capoera, push up, squad dan lain sebagainya. "Zumba sendiri seperti gerakan tarian tapi kalau Strong By Zumba kayak latihan cardio, workout fungsional jadi semua badan gerak," tambahnya
Gelaran GOIFEX sendiri merupakan pameran olahraga, kebugaran, dan kesehatan terbesar di Asia Tenggara. Lebih dari 100 peserta ikut berpartisipasi dalam pameran olahraga selama tiga hari tersebut. Berbagai acara tersedia mulai dari informasi mengenai tren, pengetahuan, teknologi, produk, dan layanan penting di industri olaraga mulai dari, aksesori, pelatihan fungsional hingga kebugaran tari.
Tahun ini, GOIFEX Indonesia 2020 menghadirakan Zumba Education Specialist (ZES) David Velez yang sudah menjadi ZES di Singapura dan Malaysia serta kehadiran Brand Ambassador Zumba, Liza Natalia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?