Suara.com - Pisang salah satu buah yang paling sering dimasukkan ke dalam menu diet. Buah ini juga mengandung nutrisi penting dan vitamin yang memiliki banyak manfaat kesehatan.
Buah yang berwarna kuning ini mengandung banyak serat, kalium, magnesium, kalsium dan vitamin. Beberapa manfaat pisang, seperti menurunkan berat badan, menjaga jantung dan memastikan pergerakan usus mudah.
Tetapi, ada banyak kesalahpahaman terkait konsumsi pisang yang benar. Banyak orang mungkin belum memahami bahwa makan pisang di malam hari bisa memperburuk gejala pilek dan batuk.
Sebenarnya dilansir oleh Times of India, belum ada bukti ilmiah kalau makan pisang malam hari bisa membahayakan kesehatan. Tetapi, Ayuverda berpendapat bahwa pisang bisa menyebabkan produksi lendir dan membuat tenggorokan seperti tercekik.
Selain itu, perut juga membutuhkan waktu panjang untuk mencerna buah pisang dibandingkan buah lainnya.
Karena, sistem metabolisme manusia lebih rendah di malam hari. Sehingga makan pisang di malam hari bisa menyebabkan masalah pencernaan.
Namun, beberapa penelitian justru menunjukkan bahwa pisang mengandung nutrisi yang bisa membantu tidur lebih nyenyak. Jika seseorang mengalami kesulitan tidur, penelitian ini justru menyarankan untuk mengonsumsi pisang.
Idealnya, orang lebih baik makan buah di sore hari daripada malam hari. Tetapi, tak ada salahnya jika ingin mengonsumsi pisang di malam hari.
Adapun hal-hal yang membuat orang lebih baik menghindari makan pisang di malam hari, antara lain:
Baca Juga: GERD Dituduh Sebabkan Serangan Jantung, Dokter: Hoax!
- Saat Anda pilek dan batuk
- Saat sakit asma
- Saat Anda memiliki masalah pencernaan, dan
- Saat Anda menjalani program menurunkan berat badan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI