News / Metropolitan
Kamis, 16 Juli 2026 | 14:40 WIB
Ilustrasi penyekapan (Unsplash/ James Kovin)
Baca 10 detik
  • Polisi menyelidiki kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap korban berinisial TS oleh kekasihnya, HSLT, di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
  • Penyebab tindakan kekerasan tersebut dipicu oleh rasa cemburu pelaku yang menuduh korban telah berselingkuh dengan pria lain.
  • Korban mengalami luka fisik setelah dianiaya sejak 29 Juni hingga 8 Juli 2026 sebelum berhasil melarikan diri untuk melapor.

Suara.com - Polisi mengungkap motif dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap seorang wanita berinisial TS, di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra mengatakan, TS disekap oleh kekasihnya berinisial HSLT, akibat terbakar cemburu.

"Motifnya itu karena cemburu. Jadi si pacarnya ini menuduh ceweknya ini, korban ini ada orang lain lah. Motifnya itu seperti itu," Jerico, usai dikonfirmasi, Kamis (16/7/2026).

Meski demikian, hingga saat ini polisi masih mencari keberadaan HSLT. Dalam perkara ini, polisi baru menciduk terduga pelaku yang merupakan karyawan HSLT.

Ia saat ini ditahan oleh petugas lantaran ikut membantu aksi HSLT dalam menyekap korban.

"Dia karyawannya si S (HSLT), kemudian dia membantu. Pelaku utamanya masih kita kejar," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengaku, berdasarkan laporan korban, sejoli ini menjalin hubungan sejak April 2025. Keduanya kemudian tinggal bersama di wilayah Cikarang Selatan.

"Pada 29 Juni 2026, korban dan terlapor (HSLT) terlibat perselisihan. Terlapor diduga melakukan kekerasan terhadap korban secara berulang hingga 8 Juli 2026 yang mengakibatkan korban mengalami luka lebam pada bagian wajah dan tangan," kata Budi.

Korban, lanjut Budi kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke pihak kepolisian setelah berhasil melarikan diri dari tempat tinggalnya.

Baca Juga: Terkuak Motif Penyekapan di Bekasi: Pelaku Cemburu, Siksa Korban Dibantu Karyawan

"Ketika terlapor meninggalkan tempat tinggal, korban keluar melalui jendela dan melaporkan peristiwa tersebut kepada Polres Metro Bekasi," ujarnya.

Load More