Suara.com - 556 Orang Positif Corona Covid-19, Korea Selatan Tingkatkan Kewaspadaan
Korea Selatan mengalami lonjakan pasien positif virus Corona Covid-19 secara signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan laman VOA Indonesia, sudah ada 556 orang positif terinfeksi virus Corona Covid-19 di Korea Selatan. Presiden Moon Jae In bahkan meningkatkan tingkat kewaspadaan terhadap penyakit ini ke tingkat tertinggi.
"Saya mendesak para pejabat agar tidak ragu-ragu mengambil langkah-langkah kuat yang belum pernah dilakukan sebelumnya untuk mengatasi wabah Covid-19," tuturnya.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan mengatakan dari 123 penderita baru yang dilaporkan hari Minggu, 113 penderita berada di Daegu, kota terbesar keempat di Korea Selatan, dan daerah sekitarnya. Di Korea Selatan kini terdapat 556 orang yang dilaporkan terjangkit virus korona.
Sebagian besar infeksi baru di Korea Selatan itu dikaitkan dengan satu kelompok Kristen pinggiran di Daegu, kota terbesar keempat di negara itu. Walikota Daegu telah memperingatkan warga agar tetap tinggal di dalam rumah. Banyak bisnis tutup dan sekolah-sekolah juga membatalkan kegiatan belajar mengajar.
Di Seoul, yang juga menghadapi lonjakan penderita baru, praktis semua penumpang di bus-bus umum dan kereta api mengenakan masker dan tampak saling berpandangan dengan gugup jika seseorang bersin atau batuk.
"Ini seperti adegan dalam film bencana," kata Choi In-woo, mahasiswa tahun pertama di kawasan Gwanghwamun di distrik Jongno, yang melaporkan sebagian besar penderita baru di ibukota, Seoul, pekan ini.
"Saya benar-benar takut kalau ini berlangsung lama," kata Choi, yang universitasnya membatalkan masa orientasi untuk semester baru. [Voa Indonesia]
Baca Juga: Studi: Covid-19 Lebih Gampang Menular Dibanding Virus Corona Lain
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS