Suara.com - Jadi RS Rujukan, RS Persahabatan Rawat 10 Pasien Suspek Virus Corona
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan mengonfirmasi telah menerima sepuluh pasien rujukan terkait virus corona Covid-19. Seluruh pasien itu dalam proses pengawasan di rumah sakit.
Direktur Utama RSUP Persahabatan Rita Rogayah mengatakan, rumah sakitnya juga melakukan pemantauan terhadap sejumlah pasien. Seluruh pasien itu dirujuk sejak 3 dan 4 Maret 2020.
"Saat ini kami sudah mendapat rujukan sebanyak 10 pasien, yang kami lakukan perawatan untuk pasien ini dalam proses pengawasan. Selain itu kami juga ada orang dalam pemantauan sampai saat ini dalam proses pemantauan sebanyak 21 orang," kata Rita dalam konferensi pers di RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu (4/3/2020).
Rita menjelaskan pasien dalam pengawasan memiliki gejala kelainan pneumonia. Gejala tersebut di antaranya adalah batuk, demam, dan sesak napas.
"Kemudian dilakukan foto rontgen ada kelainan pneumonia. Ditambah riwayat erat dengan pasien posotif atau dari negara terjangkit," paparnya.
Sementara pasien dalam pemantauan hanya mengalami gejala ringan namun memiliki riwayat kontak dengan pasien positif covid-19.
Rita menjelaskan, seluruh pasien merupakan rujukan dari rumah sakit penyakit infeksi Dr Soelianti Soeroso. RSUP Persahabatan telah menyiapkan 24 tempat tidur isolasi untuk pasien rujukan.
"Kami sudah sepakat jika pasien di RS Soeroso sudah penuh maka akan dirujuk di RSUP Persahabatan," katanya.
Baca Juga: Pasien Corona Covid-19 Korea Selatan Meningkat, Kasur di Rumah Sakit Habis!
Selain RS Soeroso dan RSUP Persahabatan, Rumah sakit Gatot Soebroto juga menjadi tempat rujukan. Kemudian dutambah kembali lima rumah sakit di antaranya, RS Fatmawati, RS Poli Kramat Jati, RS TNI AL, RSUD Pasar Minggu, dan RSUD Cengkareng.
Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia