Suara.com - Semua orang disarankan mencuci tangan pakai air dan sabun secara teratur untuk mencegah penularan virus corona Covid-19. Kesehatan Masyarakat Inggris pun menyarankan semua orang untuk menutup mulut dan hidung pakai tisu ketika batuk dan bersin.
Tapi dilansir dari The Sun, sekarang ahli juga mengingatkan bahwa penting untuk menjaga kebersihan pakaian dan handuk. Apalagi bila Anda menggunakan satu handuk yang digunakan oleh banyak orang di keluarga.
Karena itu, Anda perlu mencuci baju dan handuk sampai bersih untuk membunuh dan mencegah bakteri berkembang biak.
Para ahli menyarankan untuk mencuci baju dan handuk menggunakan air suhu tinggi hingga 30 derajat celcius, supaya ampuh membunuh bakteri.
CEO Laundryheap Deyan Dimitrov pun berbagi tips mengenai cara mencuci baju untuk memastikan tidak akan menyebarkan virus corona Covid-19.
1. Suhu yang panas
Mencuci pakai dalam suhu tinggi bisa membantu membunuh bakteri dan mencegah penularan virus corona Covid-19. Dalam hal ini, suhu tinggi 30 derajat celcius sangat disarankan ketika mencuci baju.
2. Langkah ekstra
Mencuci pakaian dalam suhu tinggi masih belum cukup mencegah penularan virus corona Covid-19. Anda perlu melakukan langkah ekstra dengan cara memasukkan pakaian yang sudah dicuci ke dalam pengering selama 20 menit untuk menambah panas dan membunuh kuman.
Baca Juga: Perbedaan Epidemi, Endemi dan Pandemi
3. Bersihkan mesin cuci
Selain pakaian, Anda juga perlu memperhatikan kebersihan mesin cuci. Anda perlu mendesinfektan mesin cuci sebelum mencuci pakaian. Langkah ini berfungsi menghindari bakteri yang ada di dalam mesin cuci justru semakin mencemari pakaian.
4. Pilih formula yang tepat
Anda juga perlu memikirkan deterjen yang digunakan untuk mencuci pakaian. Deterjen yang menghasilkan banyak busa justru membuat kotoran semakin terjebak di pakaian dan susah hilang.
Selain itu, busa justru membuat penumpukan sabun di pakaian. Karena itu, Anda disarankan menggunakan pelembut atau pengharum ketika mencuci pakaian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal