Suara.com - Pangeran Harry dan Meghan Markle kembali ke Inggris untuk menyelesaikan urusan kerajaan terakhir sebagai anggota senior keluarga Kerajaan Inggris.
Sang buah hati, Archie, dilaporkan tidak dibawa ke Inggris. Bayi usia 10 bulan itu tetap tinggal di Kanada.
Cosmopolitan menyebut sebelumnya keputusan untuk meninggalkan Archie di Kanada diduga karena sibuknya jadwal Pangeran Harry dan Meghan Markle selama mengikuti serangkaian tugas terakhir sebagai anggota senior keluarga Kerajaan di Inggris.
Akan tetapi menurut sebuah artikel yang ditulis oleh seorang jurnalis dan aktivis kesehatan mental Bryony Gordon di situs Telegraph, mengungkapkan alasan sebenarnya mengapa Pangeran Harry dan Meghan Markel meninggalkan Archie di Kanada.
"Keputusan untuk meninggalkan Archie di Kanada bukan karena alasan apapun, seperti yang banyak dilaporkan di beberapa area, namun karena kekhawatiran akan kesehatannya di tengah ancaman pandemi global (virus corona)," tulis Gordon dalam artikelnya, seperti dikutip Cosmopolitan, Kamis (12/3/2020).
Sumber menyebutkan pada The Times baru-baru ini bahwa keputusan tersebut sangat disayangkan oleh pihak keluarga kerajaan. Namun mereka akhirnya mendukung keputusan Pangeran Harry dan Meghan Markle, karena alasan masalah kesehatan.
Mengacu pada artikel Gordon, Meghan Markle dan Pangeran Harry tidak membuang-buang waktu untuk bisa kembali ke Kanada dan menemui buah hatinya.
Sampai Kamis (12/3/2020) dilaporkan oleh laman worldometers.info dengan data real time pukul 12.10 GMT, sebanyak total 460 kasus virus corona terjadi di Inggris, dengan 8 kematian terjadi dan 18 pasien yang sembuh.
Baca Juga: Virus Corona Jadi Pandemi, Ini 10 Pandemi Paling Mematikan di Dunia
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD