Suara.com - Mata dan mulut adalah area di mana virus dapat dengan mudah memasuki tubuh, oleh sebab itu disarankan untuk tidak sering menyentuh wajah. Sebab, terlalu sering menyentuh wajah dapat meningkatkan risiko terinfeksi virus corona baru atau Covid-19.
Dilansir dari Healthline, para ilmuwan yang meneliti perilaku ini menemukan bahwa orang-orang terus-menerus menyentuh wajah mereka.
Dalam salah satu studi di tahun 2015 mengamati 26 mahasiswa kedokteran di sebuah universitas di Australia, diketahui bahwa mereka menyentuh wajah hingga 23 kali per jam.
Bahkan para profesional medis, yang seharusnya tahu lebih baik, ditemukan menyentuh wajah mereka rata-rata 19 kali dalam 2 jam.
Zachary Sikora , PsyD, seorang psikolog klinis di Northwestern Medicine Huntley Hospital di Huntley, Illinois, menawarkan tips sederhana untuk menghindari menyentuh wajah selama wabah virus corona.
"Buat tanganmu sibuk. Jika Anda berada di rumah menonton TV, cobalah melipat cucian, menyortir surat, atau memegang sesuatu di tangan Anda," Sikora menjelaskan.
Dia juga merekomendasikan penggunaan pembersih tangan beraroma atau sabun tangan beraroma untuk membantu mengingatkan diri sendiri untuk menjauhkan tangan dari wajah. Sebab bau akan mengingatkan Anda untuk tidak mendekatkan tangan ke wajah.
Jika Anda sedang rapat atau duduk di kelas, ia pun merekomendasikan untuk menggenggam kedua tangan dan jari-jari lalu meletakkannya di pangkuan.
Jika tips sederhana itu tak berjalan baik, mengenakan sarung tangan bisa jadi pilihan efektif.
Baca Juga: Studi: Virus Corona Menyebar Lebih Lamban di Wilayah Panas
"Anda dapat mengenakan sarung tangan saat berada di tempat umum yang kemungkinan besar Anda akan menyentuh permukaan yang memiliki virus," kata Sikora.
"Lalu lepaskan ketika kamu sampai di tujuan. Ini mungkin tidak biasa, tetapi mengenakan sarung tangan di rumah juga dapat membantu Anda menghentikan kebiasaan menyentuh wajah Anda," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat