Suara.com - Pakar kesehatan mengatakan bahwa orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah sangat rentan terhadap virus corona baru atau Covid-19.
Berdasarkan Cancer Research UK, orang dengan kanker termasuk di antara mereka yang berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi. Ini karena pengobatan dan kanker itu sendiri dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.
Beberapa perawatan seperti kemoterapi, dapat menghentikan sumsum tulang memproduksi cukup sel darah putih. Padahal, sel darah putih merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh.
Kemungkinan besar hal ini terjadi selama pengobatan, tetapi efeknya dapat bertahan untuk beberapa waktu sesudahnya.
Beberapa jenis kanker juga dapat menurunkan kemampuan Anda untuk melawan infeksi. Ini biasanya kanker yang memengaruhi sistem kekebalan Anda seperti leukemia atau limfoma.
Dr. Steve Pergam, seorang peneliti penyakit klinis dan infeksi di Fred Hutchinson Cancer Research Center menyarankan bagi pasien kanker atau orang dengan riwayat kanker untuk segera menghubungi penyedia layanan kesehatan ketika merasakan gejala Covid-19.
"Yang benar-benar penting adalah jika kamu sakit, beri tahu seseorang. Hubungi penyedia Anda dan beri tahu mereka jika Anda memiliki gejala pernapasan. Terkadang, mereka mungkin menyarankan Anda untuk tinggal di rumah," katanya, dikutip dari FredHutch.org.
"Jika Anda merasa perlu pergi ke UGD karena Anda merasa sangat sakit, hubungi dulu dan beri tahu mereka bahwa Anda memiliki gejala pernapasan. Mereka dapat memberikan panduan dan melindungi Anda," sambungnya.
Pergam juga mengatakan pasien kanker atau dalam pemulihan harus menghindari naik transportasi umum. Jika tidak bisa karena kebutuhan, lebih baik jaga jarak dari orang-orang.
Baca Juga: Karena Kanker Kulit, Punggung Lelaki Ini Tumbuh Tanduk Sepanjang Pinggang
"Lindungi dirimu. Duduk di bus bagian belakang atau area lain dengan eksposur yang lebih sedikit dan jika melihat orang yang tampak sakit, batuk, menjauhlah," sambungnya.
Sedangkan bagi yang sudah pulih, seorang ahli onkologi dan pakar kebijakan kesehatan di Hutch, Gary Lyman, menyarankan untuk tetap menjaga sistem kekebalan tubuh. Salah satu caranya dengan tidur cukup.
"Kurang tidur adalah salah satu cara paling ampuh untuk menekan sistem kekebalan tubuh," jelas Lyman.
Pergam menambahkan, olahraga juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
"Berjalan-jalan di luar di udara segar, itu sangat baik untuk Anda. Saat ini, itu lebih baik daripada pergi ke gym," tuturnya.
Langkah lain untuk tetap kuat dan sehat melalui krisis Covid-19 adalah mendapatkan nutrisi yang baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS