Suara.com - Jangan Langsung Minum Obat, Pakar Ungkap Fungsi Demam untuk Halau Penyakit
Demam merupakan gejala umum seseorang terserang penyakit infeksi virus atau bakteri. Pakar mengingatkan untuk tidak buru-buru minum obat ketika demam. Apa alasannya?
Saat tubuh terinfeksi virus dan bakteri, suhu badan kita akan cenderung meningkat hingga menimbulkan demam. Hal itu ternyata cara tubuh dalam melawan virus dan bakteri yang masuk.
"Demam itu mekanisme pertama tubuh kita melawan bakteri. Karena Bakteri dan virus tidak bisa bertahan dengan temperatur tinggi," jelas ahli gizi Emilia Achmadi, dalam live streaming Herbana.id bersama Inke Maris Associates, Selasa (17/3/2020).
Emilia menyarankan, saat demam dan temperatur tubuh perlahan meningkat sebaiknya jangan terburu-buru minum parasetamol.
Sebab, saat itu lah justru tubuh sedang melawan salah satu inveksi dari virus atau bakteri.
"Kalau temperatur hanya naik sedikit jangan langsung dikasih parasetamol. Karena tubuh sedang coba melawan. Tapi kalau temperatur kita perhatikan naik terus artinya tubuh sudah kalah jadi harus ke dokter," paparnya.
Bahan alami rempah-rempah juga bisa digunakan untuk membantu tubuh meningkatkan temperatur, unhkap Emilia. Salah satunya jahe yang memang bersifat menghangatkan.
Baik jahe merah atau pun jahe biasa, menurut Emilia mengandung bahan aktif yang sama. Hanya saja, jumlah bahan aktif yang terkandung lebih banyak pada jahe merah
Baca Juga: Meninggal di RSUP Persahabatan, Kepala PPATK Sempat Demam dan Sesak Napas
Sehingga meski mengonsumsi dalam jumlah sedikit tetap dapat manfaat lebih.
"Karena warna beda, konteks warna merah ini sebagai anti oksidan. Semakin gelap warnanya, semakin merah, konteks antioksidannya makin tinggi," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!