Suara.com - Saat ini pandemi corona Covid-19 tengah menjadi perhatian dan berita utama di setiap negara. Apalagi virus corona Covid-19 ini sudah merenggut nyawa ribuan orang.
Tetapi, corona Covid-19 bukanlah satu-satunya virus yang mematikan. Ada banyak jenis virus lain yang harusnya perlu kita waspadai.
Karena, beberapa virus yang dilansir oleh Daily Star ini justru bisa membuat seseorang sangat menderita dan meninggal dunia.
1. SARS
Virus corona lain yang diduga berasal dari kelelawar dan hewan liar lainnya adalah SARS-CoV yang menyebabkan kekacauan pada tahun 2002 hingga 2003.
Sama seperti corona Covid-19, virus SARS ini juga berasal dari China sebelum menyebar ke 26 negara di seluruh dunia. SARS juga menginfeksi lebih dari 8000 orang dan membunuh lebih dari 770 orang selama 2 tahun.
Infeksi virus ini menyebabkan demam, menggigil, sakit dis eluruh tubuh dan bisa menyebabkan pneumonia. Kabar baiknya, CDC melaporkan tidak ada kasus SARS baru lagi sejak awal 2000-an.
2. Demam berdarah (DBD)
Sekitar 50 hingga 100 juta orang per tahun sakit karena demam berdarah yang berasal dari Filipina dan Thailand pada 1950-an. Meskipun tingkat kematiannya relatif rendah 2,5 persen, tapi demam berdarah bisa berkembang jika tak diobati.
Baca Juga: Akibat Kondisi Langka, Gadis 10 Tahun Ini Tak Pernah Makan Sejak Balita
Penyakit ini dibawa oleh nyamuk yang berkembang di lingkungan hangat. Kini, Indonesia sendiri tengah menghadapi kasus demam berdarah, yang tercatat ada lebih dari 17 ribu kasus DBD di seluruh Indonesia.
3. Rabies
Rabies adalah virus yang menyerang otak dan sistem saraf. Virus ini menimbulkan gejala aneh seperti kebingungan, perilaku manik dan ketakutan terhadap air yang tidak bisa dijelaskan.
Biasanya, orang terinfeksi virus rabies jika digigit oleh anjing gila atau anjing liar yang tidak pernah divaksin. Padahal virus rabies ini cukup merusak otak.
4. HIV
Sekitar 32 juta orang telah meninggal dunia karena HIV/AIDS yang bisa berkembang setelah sistem kekebalan tubuh lemah akibat virus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal