Suara.com - Di aplikasi berbagi pesan WhatsApp, banyak tersebar alias viral video seorang lelaki paruh baya yang berpakaian seperti dokter membagikan tips mencegah virus corona Covid-19 dengan strategi Jangan CORONA.
Lewat video berdurasi 1:57, dokter tersebut mengatakan ada enam tips Jangan CORONA yang dipercaya mampu mengalahkan virus corona Covid-19, utamanya dengan menaikkan daya tahan tubuh.
"Virus corona bisa kita kalahkan dengan menaikkan daya tahan tubuh. Oleh karena itu saya membagikan enam hal yang harus kita lakukan," kata dokter tersebut.
Kira-kira apa itu Jangan CORONA ya?
1. C untuk jangan C atau jangan Cemas
Rasa takut, khawatir, stres, galau dan panik dipercaya dapat menaikkan adrenalin dan menurunkan daya tahan tubuh. Hal tersebut dianggap dapat membuat tubuh gampang diserang oleh virus termasuk virus corona penyebab sakit Covid-19.
2. O untuk jangan O atau jangan Ogah-ogahan
"Jangan O atau ogah-ogahan. Mari kita bergerak badan, cukup olahraga ringan sampai sedang," kata dokter dalam video tersebut. Berolahraga dipercaya dapat menaikkan daya tahan tubuh dan membuat kita jauh lebih fit lho!
3. R untuk jangan R atau jangan Rokok
Merokok secara ilmiah dapat merusak tubuh dan menyebabkan gampang terjadinya serangan serta infeksi saluran nafas. "Virus akan mudah menyerang," tambahnya.
4. O untuk jangan O atau jangan Olahan
Olahan seperti makanan gorengan, santan, kalengan, bungkusan, botolan, jeroan sebaiknya dihindari. Makanan tersebut dipercaya dapat menimbulkan reaksi radang dan membuat tubuh gampang terserang penyakit.
5. N untuk jangan N atau jangan Nongkrong
Nongkrong, dalam video tersebut artinya kurang tidur. "Kita harus tidur satu hari paling sedikit 6,7,8 jam. Cukup tidur, pemulihan terjadi daya tahan tubuh lebih baik lagi."
Baca Juga: Cerita Pasien 01, 02, 03 soal Kesembuhan hingga Dihujat Netizen
6. A untuk jangan A atau jangan Asupan salah
"Kita harus asupan ada karbo, lemak, protein ada serat. Jangan lupa sayur dan buah. Dengan demikian sayur dan buah mendatangkan serat, vitamin, mineral dan antioksidan. Itu menaikkan daya tahan tubuh kita untuk bisa meralawan virus corona," tutupnya.
Hingga berita ini dirilis, belum diketahui nama sekaligus asal dokter yang memberi tips melawan corona dengan Jangan CORONA.
Tapi bagaimana pun tips yang diberikan sang dokter sangat berguna. Jadi, yuk terapkan tipsnya sekarang juga!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini