Suara.com - Berdasarkan bukti saat ini, belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa virus corona baru atau SARS-COV-2 dapat menular melalui air.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga telah merilis pada awal Maret 2020 lalu untuk praktisi dan penyedia air serta sanitasi bahwa tidak ada bukti tentang kelangsungan hidup virus corona baru di dalam air, baik air minum maupun air limbah.
WHO pun menambahkan bahwa dua jalur utama penularan Covid-19 hanya melalui pernapasan atau kontak dekat.
Dilansir Aqua Tech, virus corona baru tidak kuat atau kurang stabil untuk bertahan di lingkungan dan lebih rentan terhadap oksidan, seperti klorin.
Menurut WHO, pengolahan air secara konvensional yang menggunakan metode filtrasi dan disinfeksi seharusnya dapat membunuh virus.
Sedangkan dalam lingkungan rumah tangga, cara pengelolaannya adalah dengan memasak air sampai mendidih, dan berbagai metode lain agar air bebas kuman.
Hal ini juga berlaku untuk kolam renang atau bak air panas.
Di sisi lain, beberapa waktu yang lalu virus corona baru telah terdeteksi di feses pasien yang terinfeksi.
Namun sayangnya, jumlah virus yang dilepaskan dari tubuh ke feses, berapa lama prosesnya dan apakah virus dalam kotoran manusia dapat menular belum diketahui.
Baca Juga: Viral Video Warga Depok Tolak Penguburan Jasad Corona, Ini Penjelasannya
Risiko penularan dari Covid-19 dari efek orang yang terinfeksi juga tidak diketahui.
Tetapi, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) risiko penularan ini diperkirakan rendah, mengingat sebelumnya saat MERS dan SARS juga demikian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit