Suara.com - Bekerja dari rumah selama wabah virus corona Covid-19 tidak hanya memengaruhi psikis, tetapi juga postur tubuh hingga payudara wanita.
Karena, sebagian besar orang pasti memilih mengenakan pakaian yang longgar dan nyaman ketika bekerja dari rumah. Bahkan banyak wanita mungkin tidak pernah memakai bra selama bekerja di rumah.
Sayangnya, kebiasaan tidak memakai bra yang berkelanjutan bisa berdampak buruk pada payudara. Para ahli telah menemukan bahwa kebiasaan tanpa bra bisa menyebabkan payudara kendur, kerusakan ligamen dan postur yang buruk.
Victoria Shelton, seorang ahli teknologi garmen di Figleaves mengatakan semua orang masih perlu mengenakan bra meski hanya bekerja di dalam rumah.
"Kita semua masih perlu mengenakan bra karena bentuk payudara perlu dijaga. Karena kebiasaan ini bisa merusak postur tubuh atau sakit punggung," jelas Victoria dikutip dari Daily Star.
Victoria menjelaskan payudara yang tidak disangga bra bisa menyebabkan kerusakan pada ligamentum Cooper di payudara. Hal itu bisa menyebabkan payudara kendur.
Ia pun menyarankan wanita menggunakan bra tanpa kawat agar tetap nyaman mengenakannya ketika bekerja di rumah. Karena, bra dengan kait empuk dan tali lembut bisa membuat wanita lebih nyaman memakainya.
"Pemakaian bra yang pas seharusnya membuat Anda merasa seperti tidak mengenakan bra," kata Anna Akerlund, kepala penjualan merek pakaian Prancis Louisa Bracq.
Para ahli lainnya juga mengatakan bahwa tidak memakai bra bisa menyebabkan kerusakan permanen pada payudara dan punggung. Kecuali Anda sedang dalam kondisi hamil, karena jenis bra tertentu bisa menekan payudara dan mencegah pembentukan ASI.
Baca Juga: HPV yang Ditularkan Saat Seks Oral dapat Sebabkan Kanker Tenggorokan!
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?