Suara.com - Tim Ilmuwan Inggris menyimpulkan sensasi kehilangan indera penciuman dan rasa bisa jadi merupakan salah satu gejala tambahan saat seseorang terinfeksi virus corona penyebab sakit Covid-19.
Ditulis Asia One, sebuah studi menyebutkan bahwa sekitar 60 persen pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dilaporkan mengalami masalah kehilangan indera penciuman dan rasa.
Data tersebut diambil dan dikumpulkan melalui aplikasi pelacak gejala yang dikembangkan oleh ilmuwan Inggris yang dibuat untuk membantu memantau pandemi yang disebabkan oleh Covid-19.
Dari 1,5 juta pengguna aplikasi antara 24 Maret hingga 29 Maret, 26 persen di antaranya melaporkan gejala melalui aplikasi. Dari jumlah itu, sebanyak 1.702 responden yang telah dites Covid-19, 579 dinyatakan positif dan 1.123 dinyatakan negatif.
Kemudian penelitipun menggunakan semua data itu untuk mengembangkan model matematika untuk mengidentifikasi gejala. Mulai dari kehilangan bau, rasa, demam, batuk terus menerus, kelelahan, diare, sakit perut, hingga kehilangan nafsu makan.
"Ketika dikombinasikan dengan gejala lain, orang yang kehilangan bau dan rasa nampak tiga kali lebih mungkin terinfeksi Covid-19 menurut data kami, dan karenanya harus mengisolasi diri selama tujuh hari untuk mengurangi penyebaran penyakit," kata Tim Spector, Profesor King.
Tim Spector kemudian menerapkan temuan mereka kepada lebih dari 400.000 orang yang melaporkan gejala melalui aplikasi, yang belum menjalani tes Covid-19 dan mendapati kemungkinan 13 persen dari mereka kemungkinan terinfeksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal