2. Pastikan Semuanya Bersih
Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang tidak bersih. Saat batuk maupun bersih, kalau dengan siku atau tisu yang langsung dibuang. Jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer yang mengandung 70 persen alkohol.
CDC menganjurkan untuk membersihkan permukaan yang sering disentuh setiap hari dengan pembersih rumah biasa dan disinfektan. Bersihkan kamar mandi, meja, kursi, sakelar lampu, keran, wastafel, gagang kabinet, gagang pintu, telepon, keyboard, remot dan lain sebagainya.
Melansir dari CNN, CDC juga menyarankan Anda untuk memilih disinfektan yang telah direkomendasikan. Anda juga dapat membuat sendiri dengan menggunakan 1/3 cangkir pemutih yang tidak kedaluwarsa dengan segalon air atau 4 sendok teh pemutih dengan satu liter air.
Jangan sekali-kali mencampurkan pemutih dengan amonia atau pembersih lainnya yang malah akan menghasilkan gas beracun.
Selain bebersih, CDC juga menganjurkan untuk tetap menjaga jarak fisik (physical distancing).
3. Isolasi Diri
Setelah dinyatakan sebagai suspect atau positif corona, maka hal pertama yang dilakukan adalah mengisolasi diri dan tinggal di kamar yang berbeda dengan keluarga.
Selain itu, satu keluarga juga harus melakukan isolasi mandiri karena penyebaran virus corona sangat memungkinkan menyebar dari orang yang tinggal berdekatan.
Baca Juga: Minta Warga Jangan Tolak Jenazah Covid-19, MUI: Ini Bukan Azab
"Sayangnya Anda perlu menjaga seluruh anggota rumah tangga di bawah isolasi," kata Dr. Jenny Radesky, juru bicara American Academy of Pediatrics.
"Pola penyebaran Covid-19 menunjukkan bahwa sekelompok orang yang tinggal berdekatan memiliki risiko paling tinggi untuk menularkan satu sama lain. Jika ada anak-anak, mereka mungkin menunjukkan sedikit gejala tetapi masih menular," tambahnya.
Apabila tinggal sendiri, pastikan ada orang yang memonitori dari jarak jauh untuk mengirimkan makanan dan obat. Temukan juga dokter atau petugas medis yang bisa diajak konsultasi secara virtual.
Saat mengalami keluhan, CDC mengatakan untuk menggunakan masker ketika berada dekat dengan orang lain, seperti ketika pergi ke dokter atau rumah sakit.
"Jika Anda tidak dapat memakai masker (misalnya, karena menyebabkan kesulitan bernapas), maka Anda harus melakukan yang terbaik untuk menutupi batuk dan bersin Anda, dan orang-orang yang merawat Anda harus mengenakan masker wajah ketika mereka masuk kamar Anda, "kata CDC.
Untuk menghindari penularan, Dr. Altman merekomendasikan orang-orang yang menjaga Anda mengantarkan makanan atau minuman hanya sampai depan pintu kamar.
"Anda dapat meminta orang yang sehat meninggalkan makanan dan minuman di pintu, dan kemudian pergi mencuci tangan," Altmann menjelaskan.
CDC menganjurkan Anda untuk tidak berbagi peralatan makanan, handuk atau tempat tidur. Sementara saat mencuci, jangan goyangkan pakaian untuk meminimalkan kemungkinan penyebaran virus melalui udara.
Satu hal terakhir yang sangat penting adalah segera telepon rumah sakit jika Anda atau orang terdekat memiliki gejala-gejala, seperti peningkatan atau kesulitan bernapas yang tiba-tiba, sesak napas akut, nyeri atau tekanan yang menetap di dada, kekurangan oksigen, bibir atau wajah kebiruan, hingga tidak sadar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya