Suara.com - Hits: Minyak Kelapa Jadi Obat Covid-19, Kerusakan Otak pada Pasien Corona
Sejumlah peneliti masih terus berupaya mencari obat yang berpotensi untuk penanganan virus corona atau Covid-19.
Diterbitkan Universitas Ateneo de Manila (Filipina), Dr Fabian Dayrit dan Dr Mary Newport dari Spring Hill Neonatolody (AS) mengusulkan potensi minyak kelapa sebagai agen yang aman terhadap Covid-19 pada Januari lalu.
Mereka menyebut minyak kelapa dan turunannya telah terbukti aman dan efektif sebagai senyawa antivirus pada manusia dan hewan. Sementara itu, para dokter juga menemukan kerusakan sistem otak pada beberapa pasien Covid-19.
Dua kabar tadi merupakan beberapa di antara sejumlah artikel terpopuler Suara.com. Berikut sejumlah artikel paling banyak dibaca lainnya. Selamat menyimak.
1. Terbukti Aman, Minyak Kelapa Diusulkan Jadi Obat Covid-19
Sejauh ini, vaksin atu pengobatan antivirus khusus untuk corona Covid-19 sedang tahap pengembangan. Di Filipina sendiri, peneliti berencana memulai uji klinis VCO, yakni minyak kelapa murni untuk obat Covid-19.
Dalam pernyataan resmi yang diterbitkan Uiversitas Ateneo de Manila (Filipina), Dr Fabian Dayrit dan Dr Mary Newport dari Spring Hill Neonatolody (AS) mengusulkan potensi minyak kelapa sebagai agen yang aman terhadap Covid-19 pada bulan Januari lalu.
Baca Juga: Duh, Kandungan Gula di Susu Formula Ternyata Lebih Tinggi dari Minuman Soda
2. Ngeri, Dokter Temukan Kerusakan Sistem Otak pada Pasien Corona Covid-19
Penyakit Corona Covid-19 selama ini selalu diidentikkan dengan gejala demam dan serta gangguan pernafasan. Tapi, baru-baru ini dokter memperingatkan bahwa coronavirus juga dapat menyebabkan kerusakan otak pada beberapa pasien.
Penyakit itu memicu peradangan yang dapat menyebabkan pendarahan dan pembunuhan sel. Virus itu tampaknya mengakibatkan komplikasi neurologis pada beberapa di antara mereka yang terinfeksi, termasuk seorang lelaki berusia 70-an di Florida, Amerika Serikat, yang kehilangan kemampuan berbicara secara sementara.
3. Update Corona Covid-19 Global 4 April 2020: Korban Meninggal Hampir 60 Ribu
Update Corona Covid-19 Global 4 April 2020: Korban Meninggal Hampir 60 Ribu
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak