Suara.com - Pembersih tangan atau hand sanitizer menjadi barang yang banyak digunakan sejak pandemi virus corona baru atau Covid-19 merebak di seluruh dunia. Tidak dapat disangkal bahwa hand sanitizer sangat dibutuhkan oleh semua orang.
Tapi tahu kah Anda bahwa produk ini dapat menimbulkan bahaya kebakaran jika tidak digunakan secara hati-hati?
Inilah yang terjadi pada seorang lelaki asal Rewari, India, pada Senin (30/3/2020).
Ini terjadi ketika lelaki 44 tahun yang tidak disebutkan identitasnya itu secara tidak sengaja menumpahkan pembersih tangan ke pakaiannya ketika ia berdiri di dekat kompor gas. Hal ini membuat api merambat ke pakaiannya.
Akibatnya lelaki tersebut menderita luka bakar 35% dan setelah ditangani di Rumah Sakit Sir Ganga Ram, Delhi, kondisinya stabil.
Apa yang membuat hand sanitizer mudah terbakar?
Dilansir The Health Site, kandungan etil alkohol pada pembersih tangan cukup tinggi, yaitu di atas 60%. Ini adalah bahan kimia yang sangat mudah terbakar.
Tapi, bukan berarti Anda dapat menggunakan hand sanitizer non-alkohol untuk melindungi dari virus corona baru. Sebab, hanya alkohol lah yang efektif membunuh mikroorganisme, termasuk virus.
Cairan antiseptik non-alkohol juga mengandung unsur antibiotik yang disebut dengan triclosan, yang dikatakan berbahaya bagi kesehatan kita.
Baca Juga: Temukan 474 Hoaks Selama Pandemi Covid-19, Ini yang Dilakukan Menkominfo
Penggunaan hand sanitizer juga harus hati-hati. Berikut ada beberapa tindakan pencegahan yang perlu dilakukan:
- Jauhkan pembersih tangan dari anak-anak
- Hindari menyimpan pembersih di dekat kompor gas atau benda yang mudah terbakar
- Cobalah untuk tidak menggunakan hand sanitizer di dalam rumah, lebih baik gunakan air dan sabun untuk membersihkan tangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin