Suara.com - Di tengah pandemi, dorongan untuk menyetok bahan makanan akan selalu ada. Tentu memilih bahan makanan mana yang tahan lama akan menjadi tugas yang sulit, karena kebanyakan justru tidak sehat.
Padahal, dengan kesehatan menjadi tujuan utama, memilih makanan sehat menjadi penting. Oleh karena itu jangan sampai salah pilih, ya.
Dikutip dari Healthline, berikut adalah lima makanan tahan lama yang sehat yang bisa Anda pilih, dan empat makanan tahan lama lainnya yang tidak sehat.
1. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan memiliki setidaknya 8 gram protein per setengah porsi, yang menjadikannya salah satu sumber protein nabati terbaik. Anda bisa membelinya dalam bentuk kalengan atau kering agar tahan lama. Anda bisa memasukkannya ke dalam salad atau sup.
2. Sawi putih
Sawi putih merupakan salah satu sayuran yang tahan lama, bisa bertahan setidaknya sebulan di dalam kulkas, dan merupakan sayuran kaya vitamin dan nutrisi yang bisa digunakan dalam berbagai macam makanan, mulai dari salad hingga tumisan.
3. Oat
Baca Juga: Cegah Hipertensi, Ini 8 Makanan untuk Jaga Tekanan Darah Tetap Normal
Oat gandum utuh bisa bertahan hingga setahun atau bahkan dua tahun dalam lemari Anda, akan lebih lama lagi apabila tempatnya tidak sering dibuka. Sehat dan tahan lama, Anda bisa menggunakannya jadi oatmeal, kukis, ataupun roti.
4. Ikan kalengan
Ikan kalengan mengandung banyak protein dan bisa tahan lama. Jika Anda ingin menggunakan sumber hewani lain sebagai protein, pilihlah daging tanpa lemak, daging unggas, makanan laut, dan simpan dalam lemari pembeku.
5. Santan
Santan kini bisa ditemukan dalam bentuk apa saja, mulai dari bubuk hingga kalengan, setidaknya bisa tahan lama hingga setahun. Bisa digunakan mulai dari makanan manis hingga asin.
Makanan tahan lama yang tidak sehat
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak