3. Makanan Ringan
Camilan ringan juga dapat membantu membuat Anda tidak mengantuk. Hal itu dilaporkan oleh sebuah studi tahun 2019 yang dilakukan pada pekerja shift malam.
Mandal merekomendasikan buah sebagai camilan karena Anda akan mendapatkan manfaat gula, tetapi dengan serat yang akan membantu menghindari kelebihan gula. Hindari karbohidrat sederhana, seperti roti putih, keripik atau permen, karena jenis makanan ini bersifat inflamasi dan dapat menyebabkan kelelahan atau pening saat kantuk.
4. Dapatkan Sinar Marahari
Sesekali Anda perlu keluar teras atau membuka jendela agar terkena cahaya secara alami. Kekurangan vitamin D sering disebabkan karena kurangnya sinar matahari yang dapat menyebabkan kelelahan.
"Cahaya alami dapat diserap melalui kulit, di mana tubuh dapat membuat vitamin D," jelas Mandal.
"Vitamin D adalah salah satu vitamin yang dapat membantu meningkatkan tingkat energi. Cahaya alami juga dapat mengurangi ketegangan mata, yang juga merupakan penyebab kelelahan dan penurunan kewaspadaan," tambahnya.
5. Bergerak
Begerak dengan sedikit berjalan juga meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kantuk. Sebuah studi tahun 2014 menemukan bahwa orang yang naik tangga, menaikkan denyut jantung mereka hingga 50 persen hingga 70 persen dari jumlah maksimum yang disarankan.
Baca Juga: Telat Bayar Sejam Istrinya Ditagih dan Diancam, Eko Ngamuk di Kantor FIF
Mandal merekomendasikan berjalan untuk meningkatkan tingkat energi dan menahan kantuk.
"Duduk dalam jangka waktu lama membuat tubuh Anda kekurangan gerakan kardiovaskular yang dibutuhkan untuk memompa darah melalui sistem Anda, sementara otak membutuhkan oksigen untuk mendukung metabolisme yang diperlukan agar tetap fokus," kata Mandal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius