Suara.com - Saat Work from Home (WFH) atau study from home, sering kali rasa kantuk menyerang. Memang, rasa kantuk obatnya adalah tidur tapi ada beberapa strategi lain yang dapat membantu Anda tetap terjaga.
Melansir dari Insider, Soma Mandal, MD, seorang internis berlisensi di New Jersey menyatakan, bahwa strategi menghalau kantuk adalah hidrasi, mengonsumsi sedikit kafein, dan mendapatkan banyak cahaya alami.
Berikut adalah beberapa trik yang bisa membuat Anda tetap terjaga meskipun kantuk menyerang.
1. Cukupi Air
Melansir dari Insider, otak 75 persen adalah air, sehingga terhidrasi dengan baik sangat penting untuk fungsi otak. Sebab dehidrasi ringan dapat memengaruhi kemampuan mental jadi pastikan untuk cukupi cairan Anda.
Untuk kebutuhan cairan per hari, maka sesuaikan dengan berat Anda. Bagilah berat Anda (dalam pound) menjadi dua untuk menentukan berapa ons air yang Anda butuhkan. Jadi, jika Anda memiliki berat 150 pound (68 kg), Anda harus menargetkan 75 ons (2,2 Liter) air per hari.
2. Kafein
Pertimbangkan beberapa kafein yang bisa menjadi stimulan untuk meningkatkan aktivitas di otak dan sistem saraf pusat. "Kopi adalah sumber kafein yang terkenal," kata Erin Nance, MD.
Menurutnya kopi lebih baik daripada minuman soda atau minuman berenergi yang mengandung kafein karena tambahan gula akan menghasilkan kehancuran setelah dorongan energi awal. Namun, ia paling merekomendasikan untuk konsumsi teh hijau.
Baca Juga: Telat Bayar Sejam Istrinya Ditagih dan Diancam, Eko Ngamuk di Kantor FIF
"Sebaliknya, pilih opsi yang lebih sehat untuk konsumsi kafein, seperti teh hijau," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius