Suara.com - Ingin Zumba Saat Puasa, Kapan Waktu Terbaiknya?
Menjalankan ibadah puasa bukan menjadi alasan untuk tidak berolahraga. Tubuh tetap harus melakukan aktivitas fisik untuk melatih otot sekaligus mencegah badan menjadi gemuk. Terlebih saat masa karantina mandiri saat ini.
Jika masih bingung menentukan, zumba jadi salah satu jenis olahraga yang bisa kamu lakukan di rumah. Salah satu alternatifnya dengan mengikuti kelas online atau melihat dari video streaming di internet.
Zumba Education Specialist (ZES) Zakaria Yunus menyarankan waktu terbaik melakukan zumba adalah pada sore hari.
"Zumba yang paling bagus dilakukan sebelum buka puasa. Zumba ini kan gerakannya dance fun, menyenangkan. Jadi paling bagus dilakukan sebelum berbuka sekitar jam 4," kata Zakaria saat teleconference dengan media, Kamis (23/4/2020).
Menurut Zakaria, gerakan zumba mudah diikuti bahkan oleh orang yang baru mau melakukan olahraga tersebut. Karena gerakannya menyerupai dengan tarian modern, sehingga tidak terlalu memaksakan dan disesuaikan dengan kemampuan para pengikut zumba.
Zumba boleh dilakukan setiap hari. Namun jika bosan, Zakaria menyarankan untuk lakukan selingan beberapa jenis olahraga.
"Zumba setiap hari boleh, karena gerakannya menyenangkan, gampang, mudah diikuti. Tapi kalau bosan bisa diseling dengan yoga, jogging. Jadi mungkin zumba bisa dilakukan sebanyak 3 kali seminggu," tuturnya.
Bukan hanya menyehatkan tubuh, Zakaria meyakinkan bahwa zumba efektif untuk menurunkan berat badan. Ia mengatakan, semua instruktur zumba mengalami penurunan berat badan karena rutin melakukannya.
Baca Juga: Wow! Masker Berbentuk Bra jadi Tren di Tengah Pandemi Corona Covid-19
"Gerakan zumba itu kan menyenangkan, jadi mereka juga senang melakukannya. Gak berasa kaya olahraga tapi tahu-tahu badan udah keringetan banyak aja," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik