Suara.com - Total Donasi Penanganan Covid-19 di Indonesia Capai Rp 1,1 Triliun
Indonesia mendapat sejumlah bantuan dana dari negara hingga organisasi internasional untuk menangani pandemi Covid-19. Gugus Tugas mencatat, setidaknya ada sembilan negara, sembilan organisasi internasional, dan 70 organisasi non-pemerintah yang memberikan dukungan untuk penanganan wabah virus SARS CoV-2 tersebut.
Total nilai dukungan yang diterima Pemerintah Indonesia mencapai USD77,49 juta atau setara dengan Rp 1,193 Triliun.
Meski begitu, belum semua donasi tersebut telah diterima melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Tercatat dukungan internasional yang baru terealisasi sebesar 25,10 juta dolar AS.
"Selain itu, Kemlu juga memfasilitasi dukungan internasional secara bilateral yang melibatkan 13 entitas senilai USD10,9 juta," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (26/4/2020).
Agus menambahkan, Indonesia juga mendapatkan bantuan material kesehatan berupa APD, ventilator, RT-PCR dan reagen, thermometer dan virus transport medium (VTM). Dari bantuan tersebut, masker, rapid test dan APD merupakan jenis bantuan paling banyak diterima oleh Indonesia.
"Gugus Tugas Percepatan penanganan COVID-19 menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi dan terima kasih atas dukungan terhadap masyarakat Indonesia dalam memerangi pandemik," ucapnya.
Jumlah donasi yang diterima dari sembilan organisasi internasional sebesr 28,559,223 dolar AS atau setara Rp 439,8 miliar.
Adapun organisasi internasional tersebut di antaranya, WHO, ADB, IAEA, UNDP, IOM, Global Fund, Unicef, IDB dan Uni Eropa. Juga organisasi nonpemerintah, termasuk lembaga swadaya masyarakat yang berbasis di 12 negara, seperti RRT, Singapura, AS, Korea Selatan, Vietnam, Perancis, Rusia, Jerman, Jepang, Swedia, Swiss dan Arab Saudi.
Baca Juga: Cantik di Bulan Ramadan, Ini Deretan OOTD Berhijab ala Aurel Hermansyah
Sementara itu, sembilan negara yang memberi bantuan antara lain:
1. Republik Rakyat Tiongkok
Dukungan pemerintah USD 1.360.455
Dukungan non pemerintah USD 2.292.797
2. Jepang
Dukungan pemerintah USD 10.526.004
Dukungan non pemerintah USD 5.000
3. Amerika Serikat
Dukungan pemerintah USD 3.035.400
4. Singapura
Dukungan pemerintah USD 786.595
Dukungan non pemerintah USD 1.010.131
5. Vietnam
Dukungan pemerintah USD 13.500
Dukungan non pemerintah alat kesehatan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal