Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang, banyak orang menjadi sangat peduli pada imunitas tubuhnya. Berbagai cara dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Dan yang paling banyak dilakukan adalah mengonsumsi suplemen, mulai dari vitamin C, multivitamin, hingga herbal.
Nah, para ahli mencatat bahwa sesungguhnya hanya ada dua faktor terpenting yang didukung secara ilmiah dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh selama pandemi Covid-19 ini, yaitu tidur cukup dan hindari stres.
Tertarik mencoba meningkatkan imunitas tubuh dengan cara paling mudah dan sederhana ini?
Dilansir dari Vogue, kepala petugas medis Tia Clinic, Stephanie McClellan, MD, mengatakan, "Saya menemukan bahwa pasien saya yang memiliki gangguan kecemasan, akan lebih mudah bertahan pada rutinitas ketika mereka tahu alasan di balik mengapa mereka melakukan sesuatu, daripada mereka sengaja diberi tahu sesuatu yang baik untuknya."
Ada banyak bukti yang mendukung mengapa melakukan meningkatkan jumlah dan kualitas tidur bisa bermanfaat, mulai dari mengurangi stres dan peradangan, hingga menempatkan Anda pada risiko yang lebih rendah untuk berbagai penyakit kronis.
Nah, untuk mendapatkan manfaat tidur jangka panjang, Dr. McClellan menyarankan Anda untuk melakukan hal-hal berikut:
1. Latihan kesadaran, seperti meditasi dan membuat jurnal sebelum tidur untuk mengatasi kecemasan Anda secara langsung.
2. Mencabut perangkat elektronik setidaknya satu atau dua jam sebelum tidur, serta mematikan lampu yang terang. Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakanlah lampu kuning yang hangat dan memberi sinyal ke otak bahwa sudah waktunya untuk tidur.
3. Mandi air hangat, yang diketahui dapat membantu seseorang tertidur nyenyak dan meningkatkan kualitas tidur.
4. Pertimbangkan menyetel musik, terutama jika Anda merasa gelisah di tengah malam. "Orang-orang tidak menyadari bahwa musik yang membuat Anda bahagia bersifat anti-inflamasi," kata Dr. McClellan. "Jadi saya memberi tahu pasien, jika Anda bangun, jangan menyalakan lampu. Sebaliknya, nyalakan musik yang Anda sukai. Visualisasikan kebahagiaan yang muncul dalam diri Anda, dan itu dapat membantu Anda tertidur kembali."
5. Lakukan olahraga. Nina Vasan, MD - seorang dokter dan kepala petugas medis di Real, merekomendasikan gerakan berbasis kardio untuk menghilangkan stres, serta kekebalan yang lebih kuat. "Olahraga meningkatkan produksi sel yang menyerang virus dan bakteri berbahaya," kata Dr. Vasan.
Baca Juga: Cegah Corona, Benarkah Masturbasi Bisa Tingkatkan Sistem Imunitas Tubuh?
"Penelitian menunjukkan bahwa berada di alam terbuka, bahkan hanya 20 menit sehari, dapat meningkatkan kekebalan dan juga meningkatkan mood dan kebahagiaan, serta mengurangi kecemasan dengan menurunkan kadar kortisol," jelasnya.
6. Pertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen magnesium yang mengurangi kadar kortisol. Ketahui juga vitamin apa yang mungkin Anda kekurangan. Menurut Dr. McClellan, kekurangan vitamin D dan anemia sangat umum terjadi. "Banyak individu yang anemia memiliki sistem saraf yang lebih lemah," katanya.
Dikatakan McClellan, suplemen tertentu seperti vitamin D dan B12, dapat bekerja dengan baik jika dibarengi dengan diet tinggi buah dan sayuran. Jadi, meski sudah mengonsumsi suplemen, makan makanan sehat tetap harus dilakukan, ya.
Nah, buat Anda yang berencana menambahkan suplemen peningkat imunitas tubuh dalam rutinitas harian, coba lihat daftar suplemen yang ada di Serbada.com. Berbagai jenis suplemen bisa Anda temukan, mulai dari vitamin C, multivitamin, mineral, dan herbal. Pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Dan yang paling penting, Anda cukup belanja dari rumah aja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?