Suara.com - Meski sering berada di rumah aja saat pandemi Coronavirus Covid-19, bukan berarti Anda tidak bisa olahraga atau latihan fisik untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Justru kondisi seperti sekarang, rutin latihan fisik sangat pneting dilakukan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan, termasuk memperkuat imunitas tubuh biar nggak gampang sakit.
"Di saat pandemi Covid-19 ini, kita penting untuk menggunakan waktu luang kita di rumah untuk menjaga kesehatan kita, dengan menggunakan berbagai peralatan yang ada di rumah kita," ujar dr. Michael Triangto, Sp.KO kepada Suara.com yang dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, baru-baru ini.
Latihan fisik yang dapat dilakukan di rumah untuk meningkatkan imunitas tubuh, sambung dia, seperti lompat tali (skipping), dips untuk melatih otot lengan, crunch untuk melatih otot perut, dan push up untuk melatih otot dada.
Sebelum latihan fisik, dr Michael mengingatkan untuk terlebih dahulu melakukan pemanasan agar tubuh siap saat melakukan latihan fisik, dan akhiri dengan pendinginan saat latihan fisik selesai dilakukan untuk merilekskan tubuh, pikiran, otot dan sendi sehingga dapat meminimalkan risiko kram.
Bagi yang menjalankan ibadah puasa, dr Michael Triangto menyarankan latihan fisik ini sebaiknya dilakukan sore hari menjelang waktu berbuka puasa, sehingga saat latihan fisik selesai dilakukan tubuh bisa segera mendapatkan asupan makanan dan berenergi lagi.
Adapun untuk durasi latihannya berdasarkan rekomendasi WHO, dianjurkan 150 menit dalam seminggu.
"Jadi, olahraga ini bisa dilakukan 3 hingga 4 kali dalam seminggu. Dalam satu kali olahraga durasi minimal 30 menit sudah cukup," jelas dr Michael.
Seperti apa gerakan latihan fisik yang dibagikan dr Michael Triangto untuk meningkatkan imunitas tubuh saat pandemi coronavirus Covid-19? Simak videonya.
Baca Juga: 3 Gangguan Mental Park In Kyu, Tokoh di The World of The Married
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia