Suara.com - Drama Korea The World of The Married yang bercerita mengenai kehidupan keluarga, pernikahan dan perselingkuhan belakangan menjadi trending topic di Indonesia.
Penonton tidak hanya menyoroti karakter pemeran utama, tetapi juga karakter pemeran pendukung seperti Park In Kyu yang diperankan oleh Lee Hak-joo.
Dalam drama tersebut, ParkI In Kyu digambarkan sebagai sosok lelaki yang memiliki kekasih. Keduanya sama-sama terlibat dalam permasalahan rumah tangga pemeran utama.
Tapi, satu hal yang menjadi perhatian penonton adalah kondisi mental In Kyu yang suka melakukan kekerasan dan menekan kekasihnya.
In Kyu diceritakan memiliki 3 masalah kesehatan mental atau gangguan mental. Yakni gangguan eksplosif intermitten, gangguan kendali impulsif dan gangguan kepribadian antisosial. Tetapi, ia enggan mencari bantuan psikiater.
Banyaknya gangguan mental yang dialami oleh tokoh Park In Kyu tentu menjadi perhatian. Bagaimana bisa seseorang memiliki gangguan mental lebih dari satu seperti In Kyu?
Ternyata dilansir dari Hellosehat, beberapa gangguan mental bisa muncul bersamaan. Kondisi ini disebut juga kormodibitas yang umum pada pasien kejiwaan.
Tetapi, penelitian dalam Journal of Affective Disorders menemukan masalah mental yang paling umum terjadi bersamaan adalah gangguan mood atau suasana hati, gangguan kecemasan dan gangguan somatoform.
Seseorang bisa memiliki banyak gangguan mental karena berbagai alasan, seperti beberapa gangguan mental memiliki faktor risiko yang sama.
Baca Juga: Seperlima Anak-anak di Britania Raya Alami Kelaparan Selama Lockdown Corona
Misalnya, orang dengan trauma masa kecil. Ia sangat mungkin berisiko mengalami gangguan kecemasan, post-traumatic stress disorder (PTSD), depresi dan lainnya.
Selain itu, satu masalah mental juga bisa menyebabkan atau memicu gangguan mental lainnya. Salah satunya gangguan obsesif kompulsif yang mirip dengan karakter Park In Kyu.
Gangguan obsesif kompulsif ini mungkin saja dipicu oleh kecemasan berlebihan, PTSD yang tidak tertangani medis sampai akhirnya menyebabkan depresi dan masalah lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya