Suara.com - Saat orang-orang di Singapura sedang berjuang berdiam diri karena aturan lockdown, sekelompok pemuda mengadakan pesta minum-minuman keras hingga larut malam di sebuah taman di Woodlands.
Sekelompok pemuda tersebut, berkumpul di taman di Circle Green pada hari Sabtu (02/05). Mereka mengabaikan pita yang sengaja dipasang untuk memperingatkan agar tidak dipakai.
Mereka berkumpul dan pesta minuman keras hingga para pemuda tersebut mabuk dan menimbulkan gaduh dan kebisingan hingga membangunkan warga di Blok 736 Woodlands Circle yang berada tak jauh dari lokasi.
Dikutip dari Asia One, sekelompok pemuda yang terdiri dari enam pria dan seorang wanita tertangkap kamera duduk bersebelahan dan berdekatan di sebuah meja, tanpa mengindahkan aturan jaga jarak.
Seorang penduduk yang merekam video pesta sekelompok pemuda tersebut, mengatakan kepada Shin Min Daily News bahwa gelak tawa dan obrolan keras mereka hingga membangunkan keluarganya pada jam 4 pagi.
Ketika sekelompok pemuda tersebut masih bertahan hingga pukul 7 pagi waktu setempat, seorang warga memutuskan untuk melaporkannya ke pihak kepolisian.
"Saya berharap setiap orang dapat mengendalikan diri selama masa kritis ini, sehingga pandemi dapat segera berakhir," ujar seorang warga yang tidak disebutkan namanya, dikutip dari Asia One.
Petugas polisi kemudian datang dan mencatat identitas sekelompok pemuda tersebut dan memberikan sanksi denda kepada mereka. Setelah itu pesta tersebut akhirnya dibubarkan.
Bukan kali pertama kasus seperti ini terjadi di Singapura selama lockdown. Pada 19 April, sekelompok pemuda yang berkumpul di blok HDB di Tampines diusir oleh warga sekitar yang marah akibat ulah mereka.
Baca Juga: Nekat Makan di Luar saat Masa Karantina, Pria di Singapura Ini Dipenjara
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Ton Emas Sehari
-
Ada Proyek Pipa PAM Jaya, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di R.A. KartiniFatmawati Mulai Besok
-
Malam-malam Mendiktisaintek Brian Yuliarto Datangi Istana, Dibonceng Patwal
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov