Suara.com - Pembawa acara Roy Kiyoshi telah resmi ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba jenis psikotropika. Polisi meringkus lelaki indigo ini di kediamannya, kawasan Cengkareng, pada Rabu (6/5/2020) dan menyita barang bukti 21 butir pil psikotropika jenis benzo.
Menurut Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan, Vivick Tjangkung, Roy Kiyoshi membeli obat ini secara online.
"Roy membeli obat yang biasanya diberikan dokter secara online. Dia tidak tahu apa yang dilakukannya adalah penyimpangan. Karena obat-obatan tersebut digunakan harus dengan kontrol dokter, harus ada resep dokter dan dia pahami," tutur Vivick, Sabtu (9/5/2020) di Polres jakarta Selatan.
Selama bertahun-tahun, sejak dikenalkan pada publik pada awal 1960-an, benzo atau benzodiazepine terus menjadi obat penenang yang diresepkan paling populer.
Berdasarkan laporan Harvard Medical School, benzo memiliki struktur dasar yang umum, dan semuanya meningkatkan aktivitas pada reseptor untuk neurotransmitter gamma-aminobutyric acid (GABA).
Pemancar ini menghambat aktivitas neuron, memperlambat otak dan sistem saraf. Oleh karenanya, orang yang mengonsumsinya menjadi rileks dan tenang, serta meningkatkan tidur.
Benzo diresepkan untuk kejang otot yang parah, tremor, kejang akut, dan gejala penarikan obat. Tetapi kegunaan utama psikotropika ini masih dalam pengobatan kecemasan dan insomnia.
Pada pasien dengan gangguan panik, benzo dapat mengurangi kecemasan antisipatif dan kecenderungan yang dihasilkan untuk menghindari tempat dan situasi yang mungkin memicu serangan panik.
Benzo juga dapat bermanfaat dalam pengobatan gangguan kecemasan umum. Terkadang dokter meresepkan pil benzodiazepine dalam jumlah kecil untuk insomnia sesekali.
Baca Juga: Kata Ibunda Roy Kiyoshi soal Kasus Narkoba yang Menjerat Anaknya
Namun, penggunaan dosis yang lebih tinggi dapat memengaruhi koordinasi dan keseimbangan fisik sehingga meningkatkan risiko jatuh dan kecelakaan lainnya.
Beberapa obat benzo dapat menganggu daya ingat atau kemampuan untuk mempelajari dan menyimpan infromasi baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan