Suara.com - Pertama Kalinya, Tak Ada Kasus Virus Corona Baru di Thailand
Thailand merupakan salah satu negara Asia Tenggara pertama yang melaporkan kasus infeksi virus Corona. Kabar baiknya, mereka juga termasuk yang pertama mengalami penurunan kasus.
Dilansir Anadolu Agency, uUntuk pertama kalinya sejak pandemi melanda tak ada pasien baru yang terinfeksi Covid-19 pada Rabu (13/5/2020).
Juru bicara Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA) Pemerintah Thailand Taweesilp Visanuyothin mengatakan dengan begitu total jumlah pasien terinfeksi tetap 3.017.
Begitu pula, tak ada pasien meninggal karena Covid-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah kematian tetap 56.
"Saya senang, bersama dengan semua yang berkontribusi dalam pengendalian penyakit ini. Kami telah melakukan hal yang lebih baik sejak pembukaan kembali bisnis pada 3 Mei," urai Taweesilp, dilansir the Bangkok Post.
Taweesilp mencatat sejak 3 Mei, jumlah kasus baru Covid-19 yang dilaporkan setiap hari adalah angka tunggal, kecuali pada 4 Mei.
Meski begitu, kata Taweesilp, warga Thailand tak bisa gegabah dan harus tetap disipllin pengendalian penyakit, seperti mencuci tangan, menggunakan masker wajah, dan menjaga jarak sosial.
"Harap tetap berpegang pada praktik normal-baru. Akhirnya, kita mungkin berada di antara negara pertama yang dapat mengakhiri kesulitan karena penyakit ini," kata dia.
Baca Juga: Peduli Sesama, Program Berbagi Sembako Menjamur di Thailand
Mei ini, Thailand menggelar uji diagnostik terhadap 34.444 orang dan hanya 0,18 persen yang positif terinfeksi.
Selain itu, dalam 24 jam terakhir, 46 pasien telah pulih dan kembali ke rumah.
Sehingga total kasus pemulihan menjadi 2.844. Sementara 117 pasien masih harus memperoleh perawatan di rumah sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?