Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, bahwa menemukan sumber utama virus corona penyebab Covid-19 dapat membantu mencari tahu bagaimana virus tersebut menginvasi manusia.
Dilansir dari South China Morning Post (SCMP), hal itu dinyatakan oleh direktur WHO untuk manajemen bahaya infeksi, Sylvie Briand.
“Ini adalah virus yang berasal dari hewan yang ditularkan ke manusia. Jadi kita harus mencoba memahami bagaimana adaptasi virus ini menyerang spesies manusia," kata Sylvie Briand.
Kasus pertama Covid-19 baru dilaporkan pada akhir Desember di Wuhan. Sejak itu, pandemi ini telah menginfeksi lebih dari empat juta orang di seluruh dunia dan merenggut sekitar 300.000 jiwa.
Banyak peneliti percaya bahwa virus corona baru datang dari kelelawar, tetapi melewati spesies lain sebelum ditularkan ke manusia.
"Virus berkembang biak pada hewan-hewan ini, sedikit berubah dan akhirnya menghasilkan jenis virus yang dapat menular ke manusia," kata Briand.
Menelusuri asal virus dengan menemukan inang perantara disebut akan menghindari kembalinya penularan antara manusia dan hewan.
"Setiap kali ia berpindah dari satu spesies ke spesies lain, virusnya dapat bermutasi," kata ilmuwan Prancis itu.
“Itu dapat berdampak pada perawatan, bisa menjadi resisten dan vaksin mungkin tidak lagi cukup efektif,” tambahnya.
Baca Juga: Cadangan Turun, Harga Minyak Mentah Dunia Ikut Melemah
Sejauh ini, masih banyak yang tidak diketahui, meskipun ribuan sampel telah diambil.
Sampel diambil oleh negara-negara anggota WHO tetapi badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa itu mendorong negara-negara untuk saling berbagi informasi.
Ratusan vaksin potensial sedang dikembangkan di berbagai negera. Begitupun dengan pengobatan potensial yang sedang dalam masa pengujian terhadap pasien.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan