Suara.com - Kapan Usia Terbaik Melatih Anak Untuk Puasa?
Berpuasa juga bisa dilakukan oleh anak-anak, terutama ketika sudah mencapai usia baligh, yang menjadikannya wajib berpuasa.
Lalu kapan orangtua bisa memulai melatih si kecil untuk ikut berpuasa?
Menurut spesialis anak dr Abdullah Reza, SpA dari RSU Bunda Jakarta, orangtua bisa mulai mengajak dan mengajari anak berpuasa ketika mereka mulai sadar untuk melakukan sesuatu.
"Biasanya dia bisa udah mulai bisa diarahkan, jadi biasanya di usia 4-6 tahun boleh dimulai," jelas dr Abrez, sapaannya dalam Live Instagram, Kamis (14/5/2020).
Namun yang perlu diingat untuk para orangtua adalah melatih puasa pada anak harus dilakukan bertahap, tidak boleh langsung dalam sekali ajar.
Sebaiknya awali dengan berpuasa selama 4 jam terlebih dahulu. Hal ini disebabkan melihat metabolisme tubuh, 4 jam setelah selesai makan, gula untuk energi mulai berkurang.
Setelah itu baru dinaikkan secara perlahan hingga nanti mampu berpuasa selama 12 hingga 14 jam atau puasa penuh. Misal keesokan harinya ditambah satu jam tiap harinya.
Beberapa pendekatan lainnya, misal berpuasa dari sahur hingga azan dzuhur, juga tidak masalah. Namun dr Abrez menyarankan lebih baik berpuasa sekuat anak bisa menjalaninya.
Baca Juga: Uniknya Liburan Virtual Bareng Seaworld Ancol, Tanpa Harus Keluar Rumah
"Kita mulai dari yang sedikit dulu, lihat kekuatan anak, dan kita naikkan bertahap. Prinsipnya begitu," katanya.
Akan tetapi pada anak dengan kondisi yang memiliki penyakit kronis yang mengharuskan ada pengobatan rutin, dr Abrez mengingatkan, untuk terlebih dahulu konsultasi dokter sebelum mencoba berpuasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak