Suara.com - Obat Kumur Bisa Kurangi Risiko Infeksi Corona Covid-19? pakar Ungkap Fakta
Semua tentu sudah tahu bahwa virus corona atau Covid-19 menular melalui droplet. Maka tidak heran jika banyak yang berpikir bahwa berkumur bisa mengurangi risiko tersebut. Tapi benarkah?
Sebuah laporan baru telah menemukan bahwa obat kumur memiliki potensi untuk melindungi terhadap Corona Covid-19 dengan membunuh virus sebelum dapat menginfeksi sel manusia.
Sebuah tim peneliti internasional mengatakan obat kumur dapat menghancurkan lapisan terluar atau 'amplop' virus, mencegahnya berkembang biak di mulut dan tenggorokan.
Para ilmuwan mengatakan ada kebutuhan mendesak untuk menguji efektivitas obat kumur dalam percobaan, tetapi saat ini tidak ada bukti klinis bahwa obat itu akan berhasil.
Dilansir dair Metro UK, Sunny Sihra, dokter gigi dan pendiri The SimplyTeeth Clinic, tidak berpikir sudah waktunya untuk mulai membeli obat kumur dalam jumlah besar.
"Meskipun berita ini menarik karena berbagai alasan, saya tidak berpikir orang harus mulai berpikir bahwa obat kumur saja akan menyembuhkan mereka dari coronavirus, atau mengurangi penyebaran virus," kata Sunny.
"Ada banyak alasan mengapa obat kumur dapat membantu mengurangi transmisi, namun saya merasa masih sebagian besar wilayah abu-abu sehingga sulit untuk mengatakan 100% jika ini masalahnya," kata dian.
Ia melanjutkan secara umum, sangat penting untuk memastikan seorang menjaga kesehatan mulutnya saat ini, mengadopsi rutinitas pagi dan malam yang tepat dengan gigi Anda sangat penting sehingga Anda tidak membahayakan kesehatan mulut Anda.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Bagaimana Cara Kamu Ungkapkan Cinta?
Sunny mengatakan bahwa sebagian besar obat kumur mengandung alkohol, yang merupakan bahan yang sama dengan sanitiser tangan - yang berfungsi untuk membunuh bakteri jahat.
"Jadi ini bisa berarti bahwa jika Anda menggunakan obat kumur dua kali sehari, Anda meningkatkan peluang Anda untuk membunuh tetesan yang mungkin ada di mulut Anda," kata Sunny.
Namun perlu digarisbawahi bahwa ini sebagian besar spekulasi. Kemudian, bahan dasar kebanyakan gigi obat kumur termasuk cetylpyridinium, Chlorhexidine, chloride, Hydrogen peroxide dan povidone-iodine dan semuanya memiliki potensi untuk mencegah infeksi dan membunuh bakteri jahat, tetapi tentu saja penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk dapat mengonfirmasi hal ini.
"Jadi, sebenarnya obat kumur adalah hal yang baik untuk digunakan untuk kesehatan mulut umum Anda - tetapi tidak mungkin hanya obat kumur yang dapat melindungi Anda dari coronavirus, atau menyembuhkan Anda," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak