Suara.com - Wajib Tahu, Ini Kesalahan Terbesar Saat WFH yang Ganggu Kesehatan Mental
Work from Home (WFH) atau bekerja dari rumah bisa memiliki dampak negatif pada kesehatan mental kita. Apalagi setelah hampir dua bulan terisolasi di rumah.
Salah satu risiko yang bisa muncul ialah burnout atau stres saat bekerja bisa terjadi. Menurut Laura Mae Martin, pakar produktivitas Google, ada satu kesalahan terbesar yang bisa dilakukan saat WFH oleh para pekerja.
Kesalahan terbesar tersebut adalah menganggap kita bekerja seharian dan tidak menetapkan waktu bekerja. Seharusnya, kita menganggap pekerjaan kita sebagai 'tamu' di dalam rumah.
"Saat kita 'mengundang' pekerjaan kita ke rumah, anggaplah itu sebagai tamu," katanya dalam Online Sharing with Laura, Kamis (14/5/2020).
"Anda mengundang tamu ke dalam rumah Anda, dan tamu Anda menginap di rumah selama beberapa bulan. Seperti itulah pekerjaan kita sekarang ini," sambungnya.
Laura mengatakan, tentu tidak mungkin kita akan mengizinkan tamu yang berada di rumah kita untuk masuk ke dalam kamar kita atau selalu menemaninya sepanjang waktu dari pagi hingga malam hari.
Tentunya, 'tamu' harus berada di kamar tamu, maka Laura menyarankan untuk menerapkan batasan bahwa bekerja harus memiliki ruang tersendiri dan tidak dibawa-bawa ke tempat lain.
Dan hanya karena kita tidak banyak bergerak, bukan berarti kita tidak bisa meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal lain di luar bekerja.
Baca Juga: Ladies, Waspada Penyakit Jantung Akibat Keseringan Minum Boba
Misalnya untuk membaca buku selama 30 menit sebelum waktu Anda bekerja. Atau melakukan hobi Anda yang lainnya.
Laura mengingatkan bahwa hal ini penting, dan hindari setelah bangun tidur langsung bekerja. Lakukan rutinitas seperti biasa seperti kita hendak berangkat bekerja.
"Lakukanlah rutinitas pagi Anda. Makan pagi, membaca buku, lalu baru mulai bekerja," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi