Suara.com - Daftar Obat yang Diberikan Rumah Sakit Pada Pasien Covid-19 di Indonesia
Belum lama ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menerbitkan e-book bertajuk 'Informatorium Obat Covid-19' yang di dalamnya berisi informasi obat yang digunakan untuk pengobatan Covid-19 di Indonesia.
Informasi ini pada dasarnya ditujukan untuk tenaga kesehatan dan dapat dimanfaatkan oleh pihak terkait. Dalam e-book tersebut juga dijelaskan tata laksana pengobatan pasien Covid-19 disusun oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonessia (PDPI).
"Meskipun kondisi saat ini mengharuskan kita tinggal dan bekerja dari rumah, saya mengajak seluruh jajaran Badan POM untuk selalu alert dan waspada. Serta mengikuti perkembangan obat dan pengobatan secara global," ujar Kepala BPOM Penny K Lukito saat peluncuran e-book beberapa waktu lalu.
Pengobatan ini didasarkan pada tingkat keparahan gejala Covid-19, dari mulai tanpa gejala, gejala ringan, sedang, dan berat.
Pasien Covid-19 tanpa gejala mendapat terapi pengobatan berupa Vitamin C, 3 x 1 tablet selama 14 hari. Lalu bagaimana denga pasien gejalaa ringan, sedang hingga berat? Berikut rinciannya sesuai tabel Tata Laksana Pasien Covid-19 PDPI;
Gejala ringan, terapi pengobatannya:
- Vitamin C, 3 x 1 tablet (untuk 14 hari).
- Klorokuin fosfat, 2 x 500 mg (untuk 5 hari) atau Hidroklorokuin, 1 x 400 mg (untuk 5 hari).
- Azitromisin, 1 x 500 mg (untuk 3 hari).
- Simtomatis (parasetamol dan lain-lain).
- Bila diperlukan dapat diberikan Antivirus: osetamivir, 2 x 75 mg atau faviparavir (Avigan), 2 x 600 mg (untuk 5 hari).
Gejala sedang, terapi pengobatannya:
- Vitamin C diberikan secara IV selama perawatan
- Klorokuin fosfat 2 x 500 mg (untuk 5 hari) atau Hidroklorokuin dosis 1 x 500 mg (untuk 3 hari).
- Azitromisin, 1 x 500 mg (untuk 3 hari).
- Antivirus: osetamivir, 2 x 75 mg atau f faviparavir (Avigan), 2 x 1600 mg hari ke-1 dan selanjutnya 2 x 600 mg (hari ke-2 hingga ke-5).
- Simtomatis (parasetamol dan lain-lain).
Gejala berat, terapi pengobatannya:
- Klorokuin fosfat 2 x 500 mg per hari (hari ke-1 sampai ke-3) dilanjutkan 2 x 250 mg (hari ke-4 hingga ke-10) atau Hidroklorokuin dosis 1 x 400 mg (untuk 5 hari).
- Azitromisin, 1 x 500 mg (untuk 3 hari).
- Antivirus: osetamivir, 2 x 75 mg atau faviparavir (Avigan), 2 x 1600 mg hari ke-1 dan selanjutnya 2 x 600 mg (hari ke-2 hingga ke-5).
- Vitamin C diberikan secara IV selama perawatan.
- Diberikan obat suportif lainnya.
- Pengobatan komorbid atau penyakit penyerta yang sudah lebih dulu dimiliki pasien seperti jantung, diabetes, hipertensi, ginjal, gangguan pernapasan akut dan sebagainya.
Baca Juga: Update Corona RI 19 Mei, 18.496 Orang Terinfeksi COVID-19, 4.467 Sembuh
Ingat bahwa terapi obat ini hanya boleh diberikan dalam pengawasan dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi