Suara.com - Anak Kurang TIdur hingga Timbul Kantung Mata, Ini Cara Mengatasinya
Banyak orang menganggap bahwa kantung mata hanya dialami oleh orang dewasa. Nyatanya, anak juga bisa mengalami masalah kantung mata meski usianya masih muda
Seperti dilansir dari Asia One, kantung mata dapat terjadi karena beberapa alasan, termasuk masalah kulit alami, hidung tersumbat dan kurang tidur, kata Dr Natalie Epton, dokter spesialis anak dan spesialis neonatologi.
Jika anak kurang dari 11 jam tidur di malam hari, sangat mungkin inilah penyebabnya.
Para ahli internasional dari American Academy of Pediatrics dan National Health Service di Inggris setuju bahwa persyaratan tidur yang direkomendasikan pada usia ini adalah 11 hingga 14 jam.
Jika kesulitan untuk membuat anak Anda tidur lebih awal, lakukan rutinitas tidur malam. Sebagai contoh, atur makan malam lebih awal sekitar jam 5.30 sore sampai 6 sore. Kemudian diikuti dengan waktu mandi dan membacakannya buku cerita
Hindari menonton televisi atau gadget lainnya di malam hari menjelang waktu tidur. Hal ini bisa terlalu merangsang dan membuat anak Anda sulit tertidur.
Jika dia terbiasa tidur pada jam 10 malam sekarang, usahakan untuk secara bertahap mengembalikan waktu tidur setengah jam setiap minggu sampai dia secara konsisten tidur sekitar jam 8 malam.
"Dalam keluarga saya, suami saya dan saya mencoba untuk agat anak berusia empat tahun di tempat tidur sebelum jam 8 malam, anak berusia tujuh tahun pada jam 8 malam sampai jam 8.30 malam, dan anak berusia 10 tahun pada jam 8.30 malam," kata Dr Epton. .
Baca Juga: Jangan Pakai Air Dingin, Ini Cara Mencuci Masker Kain yang Benar
"Kadang-kadang, itu tidak mungkin, tapi itu selalu tujuannya. Dengan begitu, kita juga mendapatkan waktu istirahat bersama tanpa anak-anak."
Ingatlah bahwa anak yang lelah dapat menjadi lebih hiperaktif dan tahan untuk pergi tidur; perilakunya mungkin bukan ukuran yang baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi