Suara.com - Alhamdulillah, Tidak Ada Kasus Baru Virus Corona di Padang Hari Ini
Dinas Kesehatan Kota Padang memberi kabar baik terkait pandemi virus Corona Covid-19 di Sumatera Barat.
Dilansir Antara, Kepala Dinkes Padang, Ferimulyani Hamid mengatakan hari ini 22 Mei 2020, tidak ada kasus baru virus Corona. Bahkan, 13 pasien yang sedang dirawat dinyatakan sembuh.
"Alhamdulillah hari ini nol kasus baru dan terdapat 13 pasien yang telah sembuh sehingga total pasien yang sudah sehat mencapai 87 orang ," kata Ferimulyani.
Ia menyampaikan pasien yang telah sembuh berdomisili di Kecamatan Koto Tangah satu kasus, Lubuk Begalung empat kasus, Padang Barat satu kasus dan Kuranji tujuh kasus.
Pasien yang telah dinyatakan sembuh telah melalui dua kali tes swab untuk memastikan tidak ada lagi virus di tubuhnya, ujarnya.
Ia menjelaskan minimal butuh waktu 14 hari untuk seseorang dapat dinyatakan sembuh sejak pertama kali terinfeksi.
"Ini juga tergantung daya tahan tubuh yang membentuk antibodi untuk melawan virus tersebut," kata dia.
Ia mengatakan kesembuhan pasien tersebut juga berkat kemauan untuk sembuh serta tekad kuat agar terbebas dari virus corona.
Baca Juga: Update 21 Mei, 6.220 Orang di Jakarta Positif Corona, 1.536 Orang Sembuh
Selain itu, pasien yang berhasil sembuh juga mampu meningkatkan daya tubuh, mengonsumsi makanan yang bergizi , serta minum obat yang disarankan.
Sementara hingga 22 Mei 2020 terdapat 1.690 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit, 36 orang tanpa gejala, 771 orang dalam pemantauan, 232 pasien dalam pengawasan, 279 positif, 17 meninggal, dan 119 negatif.
Dari 279 pasien positif 101 dirawat, 36 isolasi mandiri dan 51 karantina.
Sebelumnya Pemerintah Kota Padang menargetkan pada 29 Mei 2020 COVID-19 bisa berakhir dan tak ada lagi satu pun warga Padang yang positif.
"Insya Allah maka itu pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua ini, kita pemerintah kota bersama semua elemen dan warga masyarakat Kota Padang harus sama-sama berupaya mewujudkannya melalui rencana aksi yang telah disusun," kata Wali Kota Padang Mahyeldi. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak