Suara.com - Jangan Tunggu Malas Hilang! Segera Bergerak Hanya dalam 5 Detik
Perasaan malas memang wajar dirasakan setiap orang. Meski kebanyakan orang mungkin sadar apa yang seharusnya dilakukan, terkadang rasa malas membuat diri menunda pekerjaan tersebut.
Psikiater dr. Jiemi Ardian Sp.KJ menyarankan, jangan menunggu perasaan malas hilang untuk melakukan sesuatu. Justru malas akan segera hilang ketika tubuh bergerak.
"Jangan menunggu rasa malas. Ketika punya tujuan, misal perut buncit selama pandemi lalu lihat di komplek orang mulai olahraga lagi. Biasanya muncul rasa bersalah. Ada naluri kita untuk menyelesaikan masalah. Tapi tungguin aja dulu, pikiran kita akan membuat banyak alasan untuk menunda melakukan tujuan," kata Jiemi saat siaran langsung bersama Instagram @Lawancovid19_id, Senin (1/6/2020).
Ia menyarankan untuk memakai metode five second rules atau segera bergerak dalam waktu lima detik.
Menurut Jiemi, saat mengalami suatu masalah, naluri sebenarnya mengetahui apa yang harus dilakukan.
Hanya saja jika tidak dilakukan dalam lima detik, naluri tersebut akan kalah dengan pikiran.
"Pikiran kita jago banget cari alasan. Dalam lima detik naluri baik tadi akan hilang jika tidak dilakukan," katanya.
Karena itu, saat naluri mengatakan perilaku yang harusnya dilakukan, sebaiknya hitung selama lima detik agar pikiran tidak muncul untuk memberikan alasan.
Baca Juga: Dwi Sasono Pakai Ganja, Zaskia Gotik Nikah Resmi dan Hamil
"Karena dengan menghitung pikiran kan lagi berhenti kasih alasan dan fokus ke tujuan. Jangan ditunggu, jangan nyari alasan karena otak pintar banget kasih alasan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik