Suara.com - Ada banyak faktor yang membuat seseorang dengan virus corona Covid-19 berisiko menjalani perawatan lama atau meninggal dunia, salah satunya riwayat penyakit kronis.
Penelitian terbaru menemukan pasien kanker yang terinfeksi virus corona Covid-19 memiliki risiko kematian jauh lebih tinggi dalam waktu 1 bulan daripada pasien tanpa kanker.
Dalam sebuah penelitian di The Lancet pada 28 Mei 2020, sebanyak 50 persen dari 928 pasien kanker yang sembuh dari virus corona Covid-19 setelah menjalani perawatan medis, ada 13 persen meninggal dunia.
Jenis kanker yang paling ganas atau meningkatkan risiko kematian pasien virus corona Covid-19 adalah kanker payudara dan kanker prostat.
Menurut data dari John Hopkins University dilansir dari New York Times, mayoritas dari 10 negara yang paling terdampak virus corona Covid-19 memiliki tingkat kematian kurang dari 13 persen.
Amerika Serikat memiliki tingkat kematian terkait virus corona Covud-19 sebesar 5,8 persen. Sedangkan, negara lain seperti Belgia, Prancis dan Italia memiliki tingkat kematian lebih dari 14 persen.
Studi lain dalam The Lancet pada pasien kanker yang menderita virus corona Covid-19 memiliki risiko kematian lebih tinggi, yakni 28 persen.
Bahkan risiko kematian mereka akibat virus corona Covid-19 akan meningkat seiring bertambahnya usia dan masalah kesehatan yang mendasari, seperti penyakit kardiovaskular dan hipertensi.
Studi ini juga menemukan 22 persen pasien kanker telah menghentikan pengobatan antikanker karena pandemi virus corona Covid-19.
Baca Juga: Kementerian Kesehatan Rusia setujui Avifavir sebagai Obat Corona Covid-19
Data dari American Cancer Society mengatakan akan ada 1,8 juta diagnosa kanker baru diperkirakan dan lebih dari 600.000 kematian akibat kanker di AS pada tahun 2020.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), jumlah penderita kanker di Amerika Serikat akan mendekati 18 juta orang pada tahun ini.
Dr Jeremy Warner, seorang ilmuwan data Universitas Vanderbilt yang memimpin studi mengatakan hasil penelitian menunjukkan kebijaksanaan langkah-langkah yang diambil banyak rumah sakit untuk menunda perawatan pasien kanker perlu kehati-hatian.
"Jika pasien tidak memiliki virus corona Covid-19, mereka akan melakukan apapun untuk menghindari infeksi," kata Warner.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga