Suara.com - Seorang wanita yang menderita serangan panik telah berbagi metode sederhana yang digunakannya untuk mengatasi kecemasan, yakni hanya dengan menggunakan es batu.
Serangan panik atau gangguan panik sendiri adalah kondisi ketika orang tiba-tiba mengalami kepanikan atau ketakutan terhadap sesuatu.
Meskipun semua orang mengalami cemas dan panik pada waktu tertentu, NHS mengatakan orang dengan gangguan panik biasanya secara teratur merasa cemas, stres atau panik pada waktu yang tidak jelas.
Wanita ini pun merekomendasikan orang-orang yang kondisinya sama untuk tidak melawan serangan panik.
Wanita itu menyarankan orang dengan serangan panik untuk bernapas lebih lambat dan dalam, mengingatkan diri sendiri bahwa serangan akan berlalu, fokus pada pikiran positif dan tetap santai.
Ia juga menyarankan beberapa langkah untuk meringankan gejala serangan panik atas saran kekasih dan orang-orang dalam kondisi yang sama.
"Aku baru saja akan mengalami serangan panik parah. Lalu, pacarku mencoba menempelkan es batu di mulutku," kata wanita itu dikutip dari Mirror.
Mulanya, wanita itu tak paham maksud kekasihnya yang ingin menempelkan es batu di mulutku. Ia pun sempat menertawakan ide itu karena seperti tak masuk akal.
"Ternyata usaha pacarku untuk mencegah serangan panik itu berhasil," katanya.
Baca Juga: Rentan Berantem dengan Pasangan Saat di Rumah Aja? Simak Tips dari Psikolog
Ternyata es batu yang ditempelkan di mulutnya telah mengalihkan pikiran dan perhatiannya dari kecemasan.
Setelah itu, dinginnya es batuk akan mengejutkan sistem tubuhnya dan menarik kembali dirinya untuk menyadari kenyataan. Sehingga ia bisa mencegah serangan panik secara alami.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya